SURABAYA – Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, nyaris tewas disambar petir pada Jumat (3/11/2023) siang. Pelajar kelas 7 itu terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Dikutip dari media lokal di Bojonegoro, peristiwa itu terjadi saat pertandingan sepak bola U-13 Piala Soeratin 2023 di Stadion Letjen H Soedirman, Kabupaten Bojonegoro, sekitar pukul 14.20 WIB. Korban bernama Tegar Dwi Prasetyo, bermain untuk SSB Indonesia Muda Bojonegoro, melawan PS Purwosari.
Pelatih U-13 Sekolah Sepak Bola (SSB) Indonesia Muda Bojonegoro, Bayu mengatakan, tubuh korban langsung ambruk dan tak bergerak setelah terkena sambaran petir. Korban langsung sekarat, bahkan jantungnya tak bergerak. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina Bojonegoro.
“Jantungnya sempat berhenti. Alhamdulillah, setelah dipompa berulang kali sekitar 20 menit oleh petugas rumah sakit, jantungnya kembali normal,” kata Bayu. Korban kemudian diberi perawatan medis secara intensif di ruang ICU (Intensif Care Unit) Rumah sakit Ibnu Sina Bojonegoro.
Sebelumnya, sekitar pukul 14.00 WIB atau 20 menit sebelum kejadian di Bojonegoro, 4 orang pekerja sawit di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), juga disambar petir. Dua orang pekerja tewas di tempat, sementara dua lainnya selamat meski harus mendapatkan perawatan akibat trauma.
Musim peralihan dari kemarau ke penghujan, seperti saat ini, memang rawan petir. Hujan deras disertai angin kencang dan sambaran kilat petir biasa terjadi antara siang hingga sore. vk1


