TENGGARONG – Sebanyak 31 museum provinsi se-Indonesia berpartisipasi pada kegiatan Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara Tahun 2024, yang berlangsung di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Sabtu (20/7/2024).
Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mengutus UPT Museum Balanga. Selain 31 museum se-Indonesia, tiga kabupaten/kota di Kaltim ikut pameran ini. Ada juga dari Kesultanan Kartanegara, serta pelaku seni dan budaya setempat.
Pameran Alat Musik Tradisional ini sebagai bentuk memperkenalkan keanekaragaman dan kekayaan budaya alat musik tradisional, dan juga memperkuat jalinan antar sesama museum Indonesia. Melalui pameran ini diharapkan dapat memberikan manfaat berupa edukasi dari koleksi yang ditampilkan, rekreasi dan pameran yang disajikan.
“Pameran ini merupakan bentuk penghargaan terhadap budaya sebagai kekayaan bangsa. Kekayaan kebudayaan yang ditampilkan kali ini adalah alat musik tradisional, yang saat ini kurang dikenal oleh masyarakat. Selain itu, kegiatan pameran alat musik ini sebagai ajang melestarikan budaya dan memajukan kebudayaan,” ungkap Siti Musrikah mewakili Asosiasi Museum Indonesia (AMI) Kalimantan, dikutip dari MMC Kalteng, Senin (22/7/2024).
Kepala UPT Museum Balanga Hartini Titin menyebut pameran ini sebagai upaya melestarikan seni musik leluhur. Museum Balanga yang kaya akan koleksi etnografi, pada kesempatan ini menampilkan lima koleksi alat musik tradisionalnya yang kental dalam upacara ritual/perayaan. Yakni, gong garantung, kacapi, kangkanong kenong, gendang tatau, dan rebab.
Kegiatan ini tidak hanya menampilkan koleksi alat musik tradisional dari pulau Kalimantan, Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi dan Papua. Namun juga workshop sape, lomba kreasi alat musik daerah, lomba permainan tradisional, bazar UMKM, dan kunjungan ke Desa Budaya yaitu Desa Lekaq Kidau. (VK1)


