PALANGKARAYA – Curah hujan yang tinggi di sejumlah daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menimbulkan banjir. Data Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng menyebutkan ada 32 kecamatan di 4 kabupaten yang terdampak banjir.
Kepala BPBPK Kalteng Ahmad Toyib, Senin (11/12/2023), mengatakan 4 kabupaten yang terdampak banjir meliputi Murung Raya, Barito Utara, Pulang Pisau dan Palangkaraya. Di Murung Raya, banjir melanda 36 desa dan kelurahan di 6 kecamatan. Ada 134 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir.
Kemudian di Barito Utara, tercatat ada 24 desa dan kelurahan di 16 kecamatan yang terendam banjir. Ketinggian air di wilayah itu mencapai 1,3 meter. Sebanyak 20 fasilitas umum dan 57 rumah terendam.
Selanjutnya di Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), ada 8 desa dan kelurahan di 8 kecamatan yang terkena banjir. Total 200 KK menjadi korban. Kota Palangkaraya banjir mulai surut. Jika sebelumnya ada 9 kelurahan yang terendam, namun pada Senin hanya 2 kelurahan di 2 kecamatan yang terkena banjir.
Sementara di sejumlah kecamatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Katingan yang sebelumnya dilaporkan banjir, air mulai surut.
Ahmad Toyib mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, sebab di musim peralihan seperti saat ini cuaca dapat berubah dengan cepat. “Bisa aja mendadak mendung kemudian langsung hujan deras,” kata Toyib.
Hujan ekstrem disertai angin kencang dan petir juga rawan terjadi. Angin kencang dapat merobohkan pohon di tepi jalan, yang bisa saja menimbulkan korban. Seperti pada Minggu (10/12/2023), sebuah mobil Toyota Agya tertimpa pohon tumbang di Jalan Sultan Hasanuddin Palangkaraya. Saat itu hujan cukup ekstrem, hingga mematahkan pohon-pohon. Kondisi mobil Agya mengambil kerusakan cukup parah pada bagian atas.
Sementara itu, dalam prakiraan cuaca yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tjilik Riwut Palangkaraya, Senin (11/12/2023), dalam tiga hari ke depan atau hingga Rabu (13/12/2023), hampir semua wilayah di Kalteng berpotensi hujan lokal dengan durasi singkat disertai kilat petir, angin kencang dan angin puting beliung.
BMKG memperingatkan agar masyarakat mewaspadai bencana banjir, longsor, dan pohon tumbang. (VK1)


