PALANGKARAYA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangkaraya Khemal Nasery mendorong para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memanfaatkan momen hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk meningkatkan penjualan.
Permintaan pasar terhadap produk makanan maupun souvenir dan lainnya, sangat tinggi pada saat hari besar. Ini menjadi peluang bagi pelaku UMKM. Pengusaha lokal dapat memanfaatkan suasana Nataru untuk menghadirkan produk-produk kreatif, dengan promosi yang menarik perhatian pelanggan.
Khemal Nasery menilai produk UMKM lokal, seperti kuliner, tidaklah kalah dalam kualitas. Terutama produk makanan dan minuman kemasan. Meskipun begitu, menurutnya, produk UMKM yang cocok sebagai bingkisan Natal, seperti parsel atau hampers, masih kurang. Jika pelaku UMKM dapat melihat peluang dan memanfaatkan momen Natal ini dengan baik, seharusnya mereka dapat memanfaatkan kesempatan besar ini untuk memasarkan produk mereka dengan lebih efektif.
“Kurang lebih dua minggu menjelang Natal dan tiga minggu memasuki Tahun Baru 2024, masih ada kesempatan bagi pelaku UMKM untuk mencoba menjadikan produknya sebagai bingkisan untuk dipasarkan menjelang Natal maupun tahun baru,” kata Khemal, Kamis (14/12/2023).
Khemal meyakini bahwa produk UMKM di Palangka Raya memiliki kualitas yang bersaing, tidak kalah dengan produk industri skala nasional maupun internasional. “Setidaknya upaya tersebut menjadi salah satu upaya promosi akan keberadaan produk UMKM lokal milik masyarakat kita,” tuturnya.
Khemal juga mengajak warga Palangkaraya untuk memanfaatkan produk UMKM lokal, agar bisa mendorong peningkatan perekonomian daerah. “Mari kita tingkatkan perekonomian daerah dengan mendukung para pelaku UMKM lokal. Belanja lah pada mereka, produknya tidak kalah dengan yang dari luar,” katanya. VK1


