PALANGKARAYA – Kabupaten Seruyan dan Barito Timur (Bartim) masih tercatat sebagai dua kabupaten dengan penduduk miskin paling tinggi di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), sejak dimekarkan tahun 2002 hingga tahun 2025. Selama 23 tahun berdiri jadi kabupaten, kedua kabupaten itu masih kesulitan bangkit dari predikat sebagai daerah termiskin.
Dalam data Peta Tematik Kemiskinan di Provinsi Kalteng dari tahun 2003 hingga 2025, yang disajikan Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, persentase penduduk miskin di dua kabupaten itu selalu bersaing menjadi yang tertinggi di Provinsi Kalteng. Barito Timur tercatat selama 11 tahun sebagai kabupaten termiskin, sementara Seruyan 12 tahun. Prestasi buruk itu bertahan dari tahun 2003 hingga 2025.
Meski demikian, sebagaimana daerah lainnya di Kalteng, persentase penduduk miskin di dua daerah itu juga mengalami penurunan jika dibanding awal pemekaran. Persentase kemiskinan dari tahun ke tahun, Barito Timur mencatatkan diri sebagai kabupaten termiskin sejak 2003 hingga 2009. Tahun 2010 Seruyan mengambil alih posisi kabupaten termiskin.
Selanjutnya tahun 2011 hingga 2014, Barito Timur kembali mengambil alih posisi kabupaten termiskin di Kalteng. Berikutnya tahun tahun 2015, Seruyan kembali mengambil alih posisi kabupaten termiskin, dan predikat itu bertahan hingga tahun 2025 atau selama 10 tahun.
Di sisi lain, Lamandau menjadi kabupaten tersukses dalam menurunkan angka kemiskinan. Tahun 2003 atau tepat pada usia satu tahun, angka kemiskinan di Lamandau tercatat masih di angka 9,59%. Namun sejak tahun 2018 sampai 2025 atau selama delapan tahun, Lamandau mengukuhkan diri sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk miskin terendah se-Kalteng. Tahun 2025 kemarin, angka kemiskinan di Lamandau hanya tersisa 3,33%.
Selain Lamandau, Kabupaten Sukamara juga cukup berhasil dalam menurunkan angka kemiskinan. Tahun 2003, angka kemiskinan di Sukamara masih mencapai 10.69%. Namun angka ini turun menjadi hanya 4,02% pada tahun 2025. Sukamara pernah mencatatkan diri sebagai kabupaten dengan angka kemiskinan terendah se-Kalteng selama dua tahun berturut-turut, yakni tahun 2016 (3,73%) dan 2017 (3,36).
Berikut 3 besar kabupaten termiskin di Kalteng tahun 2003-2025, menurut data BPS Kalteng:
Tahun 2003 :
- Barito Timur 13,47 %
- Kotawaringin Timur 12,74 %
- Kapuas 12,72 %
Terendah Palangkaraya 6,66%
Tahun 2004 :
- Barito Timur 13,14 %
- Seruyan 12,85 %
- Barito Selatan 12,06%
Terendah Palangkaraya 6,45%
Tahun 2005 :
- Barito Timur 13,54 %
- Seruyan 13,28 %
- Kotawaringin Timur 12,41%
Terendah Palangkaraya 6,63%
Tahun 2006 :
- Barito Timur 14,05 %
- Kotawaringin Timur 13,74%
- Seruyan 13,47%
Terendah Palangkaraya 6,98%
Tahun 2007 :
- Barito Timur 12,34 %
- Kotawaringin Timur 11,33%
- Seruyan 11,25%
Terendah Palangkaraya 5,75%
Tahun 2008 :
- Barito Timur 11,09 %
- Kotawaringin Timur 10,40%
- Seruyan 10,21
Terendah Palangkaraya 4,64%
Tahun 2009 :
- Barito Timur 9,24 %
- Seruyan 8,84%
- Kotawaringin Timur 8,81 %
Terendah Palangkaraya 4,76%
Tahun 2010:
- Seruyan 10,58 %
- Barito Timur 9,89%
- Kotawaringin Timur 8,22%
Terendah Pulang Pisau 5,22%
Tahun 2011:
- Barito Timur 9,27 %
- Seruyan 8,82%
- Barito Selatan 7,56%
Terendah Palangkaraya 4,69%
Tahun 2012:
- Barito Timur 8,52 %
- Seruyan 7,91%
- Barito Selatan 7,52%
Terendah Palangkaraya 4,24%
Tahun 2013 :
- Barito Timur 8,83 %
- Seruyan 8,77%
- Gunung Mas 6,90%
Terendah Palangkaraya 3,94%
Tahun 2014:
- Barito Timur 8,55 %
- Seruyan 8,39%
- Gunung Mas 6,7%
Terendah Palangkaraya 3,81%
Tahun 2015 :
- Seruyan 8,5 %
- Barito Timur 8,41%
- Murung Raya 6,57%
Terendah Palangkaraya 3,91%
Tahun 2016:
- Seruyan 8,08 %
- Barito Timur 7,64%
- Murung Raya dan Kotawaringin Timur 6,32%
Terendah Sukamara 3,73%
Tahun 2017:
- Seruyan 7,46 %
- Barito Timur 7,17%
- Kotawaringin Timur 6,24%
Terendah Sukamara 3,36%
Tahun 2018 :
- Seruyan 7,43 %
- Barito Timur 6,56%
- Murung Raya 6,28%
Terendah Lamandau 3,15%
Tahun 2019:
- Seruyan 7,19 %
- Barito Timur 6,32%
- Murung Raya 6%
Terendah Lamandau 3,01%
Tahun 2020:
- Seruyan 6,85%
- Barito Timur 6,09%
- Murung Raya 5,85%
Terendah Lamandau 3,09
Tahun 2021:
- Seruyan 7,22 %
- Barito Timur 6,38%
- Murung Raya 6,15 persen
Terendah Lamandau 3,56%
Tahun 2022:
- Seruyan 7,43%
- Barito Timur 6,59%
- Murung Raya 6,4%
Terendah Lamandau 3,34%
Tahun 2023:
- Seruyan 7,12%
- Barito Timur 6,63%
- Murung Raya 6,44%
Terendah Lamandau 3,12
Tahun 2024:
- Seruyan 7,08%
- Barito Timur 6,66%
- Murung Raya 6,58%
Terendah Lamandau 3,25%
Tahun 2025:
- Seruyan 6,72 %
- Murung Raya 6,19%
- Barito Timur 6,10%
Terendah Lamandau 3,33%
(VK1)


