PALANGKARAYA – Bayi mungil berjenis kelamin perempuan yang ditemukan di halaman rumah warga kawasan kampus Universitas Palangka Raya (UPR), Jalan B Koetin Palangka Raya, Senin (30/10/2023) lalu, hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Palangkaraya.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Palangkaraya H Riduan mengatakan, kondisi bayi sangat sehat dan terawat dengan baik. “Di RS Bhayangkara, di sana aman, dirawat dengan baik. Kondisinya saat ini sangat sehat,” kata M Riduan, Selasa (14/11/2023).
Riduan mengatakan, pihak kepolisian masih terus melakukan pencarian terhadap orang tua bayi yang tega membuang darah dagingnya Pencarian dilakukan selama 21 hari. Jika tak ditemukan dalam kurun waktu itu, maka dapat dilakukan perpanjangan waktu selama tiga bulan.
Sejauh ini banyak warga yang menyatakan minat untuk mengadopsi bayi itu. “Kalau yang tanya-tanya, banyak,” katanya. Untuk mengadopsi bayi itu, lanjut Riduan, ada prosedur yang harus dilewati sesuai peraturan perundang-undangan.
Bayi perempuan itu ditemukan di depan teras rumah seorang warga bernama Noorjaya Nahan pada Senin 30 Oktober 2023 pagi. Pemilik rumah terkejut saat bangun pagi ada bayi tergeletak di depan rumah.
Bayi itu dibungkus selimut putih dengan corak bunga. Kondisinya sehat dan masih ada tali pusar. Diperkirakan bayi itu baru dilahirkan beberapa jam sebelum ditemukan. Hingga kini polisi masih melakukan pencarian siapa orang tua bayi itu. vk1


