PALANGKARAYA – Kebakaran warung kopi di Jalan Mahir Mahar Lingkar Luar, Kelurahan Kereng Bengkirai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangkaraya, Sabtu (7/3/2026) sore sekitar pukul 15.30 WIB, menyisahkan cerita tentang keberanian seorang pria lansia bernama Eddy Supriyatno (73). Pria itu mengalami luka bakar dan harus mendapat perawatan di rumah sakit.
Namun keberaniannya patut diacungi jempol. Kebakaran terjadi ketika Eddy yang bekerja sebagai tukang, sedang memperbaikin plafon yang baru saja dibeli oleh N (38). Tiba-tiba terdengar suara ledakan dan api langsung membesar. Eddy yang bekerja di dalam kamar kontan terkejut dan keluar. Rupanya api sudah membubung tinggi.
Dalam situasi panik, Eddy memutuskan menerobos api. Kontan saja kedua tangannya terkabar, namun ia berhasil selamat. Petugas pemadam kebakaran yang segera tiba di lokasi, berhasil menjinakkan api.
Kapolsek Sabangau, Iptu Ahmad Taufiq, Minggu (8/3/2026), mengatakan Eddy mengalami luka bakar pada bagian tangan kiri, tangan kanan serta telapak kaki. “Masih dirawat di RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya,” kata Taufiq.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti serta mengumpulkan keterangan dari para saksi serta melakukan pendataan di tempat kejadian perkara. Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk segera keluar dari rumah apabila terjadi kebakaran, agar tidak memakan korban jiwa. “Kami juga telah melaporkan kejadian ini kepada pimpinan dan saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran,” kata Taufiq.
Sementara, Iwan (40), warga sekitar lokasi kejadian, sebelum kebakaran terdengar suara ledakan yang cukup nyaring. “Saya dengar ledakan keras dari arah warung kopi itu. Waktu keluar rumah, api sudah besar membakar bangunan. Saya lihat Pak Suwito keluar dari dalam warung dengan kondisi api sudah membesar,” katanya, Sabtu sore.
Iwan juga sempat menyelamatkan sebuah mobil milik pemilik warung yang terparkir di depan bangunan. Mobil tersebut berhasil dipindahkan sekitar 20 meter dari lokasi kebakaran. Namun, bagian lampu depan dan bemper mobil dilaporkan sempat meleleh akibat panasnya kobaran api. Bangunan warung kopi yang berbentuk rumah panggung dan terbuat dari kayu dengan dinding papan serta atap seng itu ludes terbakar tanpa tersisa.
Sucipto, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangkaraya, mengatakan proses pemadaman berlangsung sekitar 45 menit. “Petugas dari Regu 3 bersama tim rescue segera melakukan pemadaman setelah menerima laporan. Api berhasil dipadamkan sekitar 45 menit kemudian,” katanya. (VK1)


