PALANGKARAYA – Proyek renovasi Bundaran Besar Palangkaraya yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), belum juga selesai. Padahal proyek yang menjadi program unggulan Pemprov Kalteng ini, ditargetkan rampung pada Desember 2023.
Pantauan voxkalteng.com pada Rabu (10/1/2024), proyek itu belum tuntas. Para pekerja masih melakukan penataan. Bagian menara belum selesai. Taman Bundaran juga belum rampung.
Pada awal Desember 2023, Kepala Dinas PUPR Kalteng Salahuddin menyebut pembangunan tinggal finishing. Ia menargetkan sebelum 31 Desember 2023 proyek itu sudah tuntas.
Pemprov Kalteng menggelontorkan dana senilai Rp96,8 miliar untuk renovasi Bundaran Besar Palangkaraya. Proyek ini dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Surya Sarana Sentosa.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng Nuryakin, yang dikonfirmasi wartawan pada Selasa (9/1/2024), mengatakan target penyelesaian proyek Bundaran Besar diundur. “Berdasarkan laporan dari Dinas PUPR Kalteng, akan selesai di akhir Januari 2024,” kata Nuryakin.
Sekda tak menjelaskan apa alasan keterlambatan. Ia hanya menyebutkan, jika sudah selesai di akhir Januari nanti, maka akan tinggal diresmikan. “Namun jika akhir Januari tidak selesai, maka peresmian pun akan diundur hingga Februari 2024,” kata Sekda. (VK1)


