PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Wengga Febri Dwi Tananda, mengapresiasi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kalteng. IPM Kalteng tahun 2025 tercatat mencapai 74,86. Angka ini meningkat 0,58 poin atau 0,78 persen dibandingkan tahun sebelumnya 74,28. “Capaian ini menunjukkan percepatan pembangunan manusia di Kalteng. Ini tentu tidak lepas dari konsistensi Pemprov Kalteng dalam memperkuat sektor Pendidikan,” kata Wengga, Minggu (30/11/202).
Wengga mengakui peningkatan IPM ini bukan hal yang terjadi secara tiba-tiba, tetapi hasil dari strategi berkelanjutan pemerintah daerah dalam memperluas akses dan kualitas pendidikan. “Pendidikan merupakan fondasi utama yang menentukan kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang,” katanya.
Meningkatnya IPM Kalteng salah satunya ditinjau dari peningkatan Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS). Semakin banyak generasi muda Kalteng yang menempuh pendidikan lebih lama. Kondisi ini semakin menguat seiring transformasi digital di sektor pendidikan yang memudahkan proses belajar mengajar.
“Ketika fasilitas pendidikan membaik dan teknologi pendidikan diperluas hingga ke daerah-daerah, kesempatan belajar menjadi lebih merata. Inilah yang kemudian mendorong naiknya indikator pendidikan dalam IPM,” tegasnya.
Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalteng saat ini melakukan berbagai terobosan. Mulai dari digitalisasi pembelajaran hingga penguatan sarana prasarana sekolah. Pemprov juga banyak memberikan bantuan pendidikan melalui beasiswa. “Kami di DPRD akan terus mendukung kebijakan yang berpihak pada akses pendidikan dan pemerataan pembangunan,” kata Wengga. (VK1)


