JAKARTA – Pemilik perusahaan Jhonlin Group Andi Syamsudin Arsyad alias Haji Isam mendapat kepercayaan dari Pemerintah untuk menggarap proyek cetak sawah baru seluas 1 juta hektare di Merauke, Papua.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pangan Bawah Kendali Operasi (BKO) Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani buka-bukaan soal peran Haji Isam di proyek ini.
Ia mengatakan pihaknya memang memberikan peran itu kepada Haji Isam. Peran diberikan bukan tanpa alasan. Menurutnya, Haji Isam berpengalaman dalam proyek pembukaan lahan di berbagai wilayah
“Akhirnya kita diskusi di Jakarta, terpilihlah Pak Haji (Isam). Karena Pak Haji sering buka lahan di Kalimantan, buka lahan di Sulawesi, dan lain sebagainya. Dan dia punya alat-alat lengkap,” katanya di Merauke, Papua Selatan (24/9/2024), dikutip dari CNN.
Rizal membantah proyek cetak sawah merupakan proyek swasta. Ia menjelaskan keterlibatan Haji Isam diperintah langsung oleh Menteri Pertahanan sekaligus Presiden Terpilih Prabowo Subianto.
“Isu yang diangkat selama ini oleh mereka itu adalah program swasta, karena yang kerja Pak Haji Isam. Padahal Pak Haji Isam itu dapat perintah langsung sama Pak Prabowo, dia yang suruh kerja. Kenapa dipilih Pak Haji Isam? Karena perusahaan yang besar, yang punya pengalaman dan punya alat-alat yang bisa menyelesaikan masalah itu Pak Haji Isam,” ujarnya.
H Isam merupakan salah pengusaha super kaya atau crazy rich di Kalimantan. Perusahaan raksasa miliknya, PT Jhonlin Group, merupakan Holding dari beberapa perusahaan di bidang Pertambangan, Jasa Pelabuhan, Jasa Transportasi Laut & Udara, Bongkar Muat Laut Lepas, Jasa Keamanan, Perkebunan, Perternakan, Kesehatan, Otomotif, Infrastruktur dan Manufaktur yang berlokasi di Batulicin, Kalimantan Selatan (Head Office). (VK1)


