By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Data BPS, Produksi Padi dan Jagung di Kalteng Meningkat pada 2024, Mengapa Harga Beras Mahal?
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Headline » Data BPS, Produksi Padi dan Jagung di Kalteng Meningkat pada 2024, Mengapa Harga Beras Mahal?

Data BPS, Produksi Padi dan Jagung di Kalteng Meningkat pada 2024, Mengapa Harga Beras Mahal?

produksi padi 366,15 ribu ton GKG, jagung 44,64 ribu ton

4 Maret 2025
Share
SHARE

PALANGKARAYA – Produksi padi dan jagung di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengalami peningkatan pada tahun 2024. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng mencatat, produksi padi pada 2024 sebanyak 366,15 ribu ton gabah kering giling (GKG), mengalami peningkatan sebanyak 35,37 ribu ton atau 10,69 persen dibandingkan produksi padi di tahun 2023 yang sebanyak 330,78 ribu ton GKG.

Produksi beras pada 2024 untuk konsumsi pangan penduduk mencapai 217,50 ribu ton, mengalami peningkatan sebanyak 21,01 ribu ton atau 10,69 persen dibandingkan produksi beras di 2023 yang sebanyak 196,49 ribu ton. Sementara, produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada 2024 sebanyak 44,64 ribu ton.

“Jumlah ini mengalami kenaikan sebanyak 19,16 ribu ton atau 75,17 persen dibandingkan pada 2023 yang sebanyak 25,48 ribu ton,” kata Kepala BPS Provinsi Kalteng Agnes Widiastuti dalam rilis BPS yang diluncurkan pada Senin (3/3/2025).

Dijelaskan, peningkatan produksi padi dan jagung berbanding lurus dengan peningkatan luas panen. Tahun 2024, tercatat luas panen padi mencapai 111,02 ribu hektare. Luasan ini meningkat 9,44 ribu hektare atau 9,29 persen dibandingkan luas panen padi di 2023 yang sebesar 101,58 ribu hektare.

Di tahun yang sama, luas panen jagung pipilan juga mengalami peningkatan, mencapai 8,56 ribu hekctare. Dibandingkan luas panen pada 2023 yang sebesar 5,94 ribu hektare, mengalami kenaikan sebesar 2,62 ribu hektare atau 44,14 persen. “Potensi luas panen jagung pipilan kering periode Januari–April 2025 diperkirakan mencapai 3,05 ribu hektare, dengan potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen sebanyak 12,74 ribu ton,” kata Agnes.

Di sisi lain, peningkatan produksi padi dan jagung di Kalteng tahun 2024 tidak memberikan dampak bagi harga beras di pasaran. Harga beras lokal seperti hibrida dan siam justru terus mengalami peningkatan dalam setahun terakhir.

Pantauan di Kota Palangkaraya, ibukota Provinsi Kalteng, Selasa (4/3/2025), harga beras hibrida hasil panen petani dari Pangkoh, Pulang Pisau, dijual seharga Rp13.500 hingga Rp14.000 per kilogram. Harga ini naik dibanding awal tahun 2024 yang tercatat masih Rp 12.000 per kilogram. Sementara harga beras siam unus dari Kuala Kapuas dijual hingga Rp 25.000/kg. BPS Kalteng dalam rilis pada Senin (3/3/2025), mencatat kenaikan harga beras sebagai salah satu pemicu inflasi di Kalteng.

Panjangnya mata rantai pemasaran dianggap sebagai pemicu mahalnya harga beras di tingkat pengecer. Sementara upaya pemerintah daerah bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) menekan harga melalui operasi pasar murah, belum memberikan dampak signifikan terhadap laju kenaikan harga beras. (VK1)

Pria Ini Pacari Gadis THM, Belikan Rumah dan Uang Bulanan Rp10 Juta, Ceweknya Minta Putus saat Uangnya Habis
Kebakaran Pesantren Manba’u Darussalam Palangkaraya, Kerugian Rp150 Juta
Ini Peringkat IPM Kabupaten/Kota Se-Kalteng Tahun 2025, Palangkaraya Masih Tertinggi, Seruyan Terendah
Pengganti 4 Pj Bupati yang Maju Pilkada Dilantik, Ini Nama-namanya
Koordinator Call Center 112 Palangkaraya Raih Penghargaan ASN Terbaik Pemko Tahun 2023
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?