PALANGKARAYA – Kawasan padat penduduk di Mendawai, Kelurahan Palangka, Kota Palangkaraya, kembali dilanda Demam Berdarah Dengue (DBD). Hingga Senin (26/1/2026), sebanyak tujuh orang warga dirawat di rumah sakit karena gejala DBD. Dari tujuh orang itu, tiga orang sudah dipulangkan, sementara empat lainnya masih dirawat inap, dengan satu orang sudah positif DBD.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya melalui UPTD Puskesmas Bukit Hindu melaksanakan kegiatan fogging (pengasapan) di wilayah tersebut, Senin siang. Kepala UPTD Puskesmas Bukit Hindu, Hellyana mengatakan, fogging difokuskan pada area rumah warga yang terindikasi adanya kasus DBD. Tindakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pengendalian vektor penyebab penyakit.
“Sebelumnya, kami telah melaksanakan pemeriksaan epidemiologi surveilans pada 23–24 Januari 2026, sekaligus melakukan edukasi secara kepada masyarakat di wilayah Mendawai,” ujarnya.
Hellyana menjelaskan bahwa kegiatan fogging yang dilaksanakan saat ini merupakan siklus pertama, sementara siklus kedua direncanakan akan dilaksanakan satu minggu ke depan sebagai bagian dari prosedur pengendalian DBD.
Pelaksanaan fogging tersebut dipantau langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya, jajaran Puskesmas Bukit Hindu, Sekretaris Lurah Palangka, serta ketua RT dan RW setempat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya, Riduan mengatakan, pengasapan dilakukan karena wilayah tersebut masuk dalam area kerja Puskesmas Bukit Hindu dan terdapat pasien yang teridentifikasi mengalami gejala DBD.
“Selain edukasi dan pemeriksaan epidemiologi, fogging dilakukan sebagai langkah pengendalian vektor guna menekan potensi penyebaran penyakit. Hari ini kami melakukan fogging di titik wilayah Mendawai dan kegiatan ini masih terus berlangsung,” katanya.
Riduan menambahkan bahwa wilayah Mendawai hampir setiap tahun masuk dalam kategori zona merah DBD, sehingga membutuhkan upaya pencegahan yang berkelanjutan melalui edukasi dan penyuluhan rutin kepada masyarakat. “Melalui Puskesmas Pembantu Mendawai, kami terus mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk,” ujarnya.
Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala awal seperti demam dan pusing, guna mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut akibat DBD. (MCPky/VK1)


