By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Ternak Babi di Hulu Kapuas Mati
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Headline » Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Ternak Babi di Hulu Kapuas Mati

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Ternak Babi di Hulu Kapuas Mati

4 Februari 2024
Share
SHARE

KUALA KAPUAS – Masyarakat terutama para peternak babi di wilayah hulu Kabupaten Kapuas merana setelah adanya dugaan serangan demam babi Afrika atau African Swine Fever (ASF) di wilayah itu, dalam sepekan terakhir.  Ada dua desa di Kecamatan Mandau Telawang yang melaporkan kejadian kematian ternak babi akibat dugaan serangan ASF. Mandau Telawang merupakan daerah paling ujung Kabupaten Kapuas di wilayah hulu, berbatasan dengan Kabupaten Murung Raya.

Kepala Desa Tumbang Tihis, Kecamatan Mandau Telawang, Ade M mengatakan, hingga Sabtu (3/2/2024) kemarin sudah ada delapan ekor ternak babi yang mati mendadak. “Ada 8 ekor yang mati dalam sehari,” kata Ade saat dihubungi via telepon, Sabtu malam.

Kondisi ternak babi sebelum mati, mengalami gejala seperti batuk-batuk serta tidak mau makan. Setelah mati terlihat tanda bercak-bercak merah pada kulit babi, sementara dari mulut mengeluarkan busa. Ade mengaku sudah melaporkan kejadian ini pada dinas terkait di Kabupaten Kapuas. “Kami harap segera ada tindak lanjut, selamatkan ternak babi warga yang masih hidup,” kata Ade.

Sebelumnya, pada Jumat (2/2/2024), Kepala Desa Tumbang Manyarung, Usistira, juga melaporkan kematian puluhan ternak babi. Desa Tumbang Manyarung berdekatan dengan Desa Tumbang Tihis. “Total ada 13 ekor babi yang mati sampai hari ini,” kata Usistira, Jumat sore.  Tak hanya ternak babi, lanjut Usis, puluha ekor ayam kampung juga mati mendadak. “Kalau ayam yang mati 15 ekor,” katanya.

Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian Kapuas, drh Anik K saat dikonfirmasi, mengaku sudah menerima laporan terkait matinya ternaik babi piaraan warga di Mandau Talawang. Melihat dari gejala dan tanda pada tubuh yang muncul, Anik mengaku ternak babi itu kemungkinan terserang penyakit  CSF(Clasical Swine Fever) atau ASF (African Swine Fever) atau demam babi Afrika.

“Kita sudah terima laporan atas kejadian ini, dan saya sudah perintahkan PPL untuk mengambil sampelnya. Melihat tanda dan gejala sebelum hewan babi piaraan warga yang mati tersebut, dugaan kita semua akibat terserang penyakit CSF atau ASF,” katanya.

Wilayah Kabupaten Kapuas pada tahun 2021 pernah juga diserang wabah ASF. Saat itu tercatat ada ratusan bahkan ribuan ternak babi yang mati. Wabah ini pernah melanda wilayah lain di Kalteng, seperti Palangkaraya, Pulang Pisau, Gunung Mas dan lainnya. (VK5)

 

Sudah 4 Kali Cabuli Gadis Belia, Warga Sabaru Palangkaraya Diamankan Polisi
Ketinggalan 2-0 dari Sylva, Palangkaraya United Juara Piala Soeratin U15 Kalteng 2023/2024
Didemo Aliansi Masyarakat Barito, KPU Kalteng Tegaskan PSU Tetap Dilaksanakan 22 Maret 2025
Kunjungi Pasien untuk Ganti Infus, Tenaga Medis di Kapuas Malah Kehilangan Anaknya yang Tenggelam di Sungai
Duh, 3 Orang Tahanan Kabur dari Lapas Sukamara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?