By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: DPRD Palangkaraya Sarankan Penyesuaian Menu MBG Selama Ramadhan
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Kalteng » Palangkaraya » DPRD Palangkaraya » DPRD Palangkaraya Sarankan Penyesuaian Menu MBG Selama Ramadhan

DPRD Palangkaraya Sarankan Penyesuaian Menu MBG Selama Ramadhan

Makan bergizi gratis

4 Februari 2026
Share
Anggota DPRD Kota Palangkaraya Hasan Busyairi
SHARE

PALANGKARAYA – Umat Islam akan segera memasuki bulan Ramadhan 1447 H atau tahun 2026 Masehi. Di bulan suci ini, seluruh umat Islam yang sudah memenuhi syarat akan melakukan ibadah puasa. Ibadah ini juga diikuti para pelajar.

Berkaitan dengan itu, anggota Komisi III DPRD Kota Palangkaraya, Hasan Busyairi, mengusulkan agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadhan dilakukan dengan penyesuaian menu. “Jadi MBG tetap berjalan saja, tetapi kami mengusulkan menunya diubah agar bukan menu basah seperti biasanya, tetapi menjadi menu kering,” kata Hasan, Rabu (4/2/2026).

Perubahan menu tersebut bertujuan agar makanan yang dibagikan dapat lebih praktis dan tidak mudah basi, mengingat siswa berpuasa dan tidak langsung mengonsumsi di sekolah. Hasan menjelaskan, menu kering memudahkan siswa yang beragama Islam untuk membawa pulang paket MBG dan menyantapnya saat waktu berbuka puasa.

“Dengan menu kering, anak-anak bisa menyimpannya terlebih dahulu dan dimakan saat berbuka. Ini tentu lebih sesuai dengan kondisi Ramadhan,” ujarnya. Selain penyesuaian menu, Hasan juga mengusulkan agar penggunaan ompreng atau wadah makan yang biasa digunakan diganti dengan kemasan yang lebih fleksibel untuk dibawa pulang.

Ia mencontohkan penggunaan tas sederhana seperti tote bag atau tas jinjing (berbahan kain) yang dinilai lebih praktis dan ramah lingkungan. “Biasanya dibungkus pakai tas, seperti tote bag atau bungkus kain kecil. Hari Sabtu kan juga sudah ada yang pakai itu,” katanya.

Hasan menilai, kemasan yang bisa dibawa pulang juga akan meminimalkan sisa makanan serta menjaga kualitas makanan hingga waktu berbuka. Usulan tersebut sejalan dengan arahan Badan Gizi Nasional (BGN) yang memastikan program MBG tetap berjalan selama Ramadan, dengan penyesuaian teknis sesuai kondisi di lapangan. “Setahu saya BGN memang memberikan kebijakan, bulan puasa tetap jalan. Hanya saja makanannya dibawa pulang dan dikonsumsi di rumah,” kata Hasan. (VK1)

Hatir Tarigan Ajak Masyarakat Penambang Beralih ke Pertanian
Banggar DPRD Palangkaraya: Insentif Mantir, Damang dan Guru Agama Tambah Rp6,3 Miliar
DPRD Palangkaraya Gelar Rapat Paripurna Penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih 2025-2030
Raperda Perubahan APBD 2025 Tinggal Diundangkan
Harga Minyak Goreng Subsidi Lampauhi HET, Begini Saran DPRD Palangkaraya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?