By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Duh! Ada 2 Anak di Pulang Pisau Terjangkit HIV AIDS
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Headline » Duh! Ada 2 Anak di Pulang Pisau Terjangkit HIV AIDS

Duh! Ada 2 Anak di Pulang Pisau Terjangkit HIV AIDS

6 Desember 2023
Share
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau dr Pande Putu Gina.
SHARE

PULANG PISAU – HIV AIDS menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Konon belum ada obat yang bisa menyembuhkan jika terjangkit HIV AIDS. Di sisi lain, angka kasus HIV AIDS cenderung mengalami kenaikan, termasuk di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Data Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, tahun 2022 lalu ada 337 kasus. Sementara tahun 2023, dari Januari hingga Juni saja tercatat ada temuan 221 kasus baru.

Di Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) angka kasus HIV AIDS tergolong kecil. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pulpis dr Pande Putu Gina mengatakan, tahun 2023 ini ada temuan kasus baru sebanyak 8 kasus, naik dibanding tahun 2022 sebanyak 5 kasus.

Sayangnya, meski tergolong sedikit, namun HIV AIDS di Pulang Pisau menjangkiti hingga anak-anak. Dari temuan 8 kasus baru di tahun ini, ada 2 orang yang masih anak-anak.

“Selalu ada kenaikan kasus setiap tahun, meski jumlahnya tidak banyak,” kata Pande saat diwawancarai voxkalteng.com, Selasa (5/12/2023). Upaya yang sudah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Pulpis, kata Pande,  melakukan skrining tes darah yang dilakukan di titik – titik resiko tinggi penularan HIV dan AIDS.

Skrining darah ini juga bukan hanya dilakukan di titik yang dianggap resiko tinggi, tapi juga dilakukan kepada orang terdekat yang sudah positif HIV seperti istri dan anak.

Jika ditemukan positif, maka langsung dilakukan pendampingan oleh Dinas Kesehatan untuk mendapatkan pengobatan  ARV di RSUD Dr Doris Sylvanus di Palangkaraya, karena di Pulpis belum tersedia.

Penanganan kasus ini, lanjut Pande, penting dilakukan melalui sinergi dengan lembaga atau NGO yang memiliki kepedulian dalam penanganan HIV dan AIDS untuk melakukan pendampingan kepada orang ODHA (orang dengan HIV AIDS).

Kepala Bilang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Pulpis dr H Jamil Muslim menyampaikan, pihaknya sudah melakukan edukasi dan sosialisasi serta skrining darah, di tempat-tempat tempat beresiko tinggi.  Ini dilakukan untuk menekan tingginya kasus HIV di Pulang Pisau.   (MWF)

Anggota DPRD Barito Selatan Meninggal Dunia saat Rapat Bahas RPJPD 2025-2045
Kotawaringin Timur Dilanda Gempa Bumi pada Senin Dinihari WIB
Terbukti Terima Suap saat Jadi Bupati Kapuas, Ben Brahim Divonis 5 Tahun Penjara, Istrinya 4 Tahun
Satu Lagi DPO Polsek Samarinda Kota Berhasil Diringkus di Palangkaraya
Besok MK Putuskan PHPU Barito Utara, Agi-Saja Optimistis Menangkan Gugatan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?