MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara Shalahuddin melanjutkan Safari Ramadhan pada Kamis (5/3/2026). Ini merupakan Safari Ramadhan yang ketuju dalam Bulan Ramadhan 1447 H atau tahun 2026 Masehi. Dalam kunjungan Safari Ramadan hari ketujuh ini, Bupati bersama rombongan, menyambangi Masjid Al Muhajirin, Desa Tawan Jaya (SP1).
Kehadiran Bupati Shalahuddin di Desa Tawan Jaya merupakan konsistensi seorang pemimpin dalam menempuh perjalanan panjang dari satu titik ke titik lainnya. Jarak dan padatnya jadwal bukan penghalang bagi Bupati untuk bertemu langsung dengan masyarakat.
Di hadapan para tokoh masyarakat, pemuda, dan kelompok perempuan desa setempat, Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa kehadiran mereka merupakan upaya untuk menghapus jarak antara pemimpin dan rakyatnya.
“Perjalanan Safari Ramadhan malam ini akhirnya sampai di lokasi ketujuh, yaitu Desa Tawan Jaya (SP1), Kecamatan Teweh Selatan. Setelah beberapa hari terakhir kami berkeliling dari satu desa ke kecamatan lain, malam ini di Masjid Al Muhajirin, rasa kekeluargaannya benar-benar luar biasa,” kata Bupati.
Dalam kunjungan ini, Bupati ditemani Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis, unsur Forkopimda hingga Kepala Perangkat Daerah. Rombongan tiba dengan semangat yang tetap terjaga.
Di Masjid Al Muhajirin, suasana cair terasa saat rombongan membaur bersama warga, mulai dari berbuka puasa hingga menunaikan shalat Tarawih berjamaah. “Alhamdulillah, perjalanan kami sampai di titik ketujuh hari ini. Kami ingin memastikan tidak ada jarak yang tercipta. Kehadiran kami di Desa Tawan Jaya adalah untuk mendengar, merangkul, dan beribadah bersama masyarakat,” ujar Bupati Shalahuddin.
“Kenapa kami sampai rela keliling ke banyak titik? Jawabannya sederhana, kami ingin hadir langsung di tengah Pahari semua. Kami ingin menghapus sekat-sekat perbedaan dan memastikan bahwa pemerintah selalu ada untuk rakyatnya, tidak hanya di kantor, tapi juga di shaf-shaf shalat dan meja buka puasa yang sama,” lanjut mantan Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng itu.
Melalui momentum di SP1 ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengirimkan pesan kuat bahwa visi pembangunan haruslah inklusif, di mana suara masyarakat di desa jauh sekalipun memiliki bobot yang sama dalam kebijakan pembangunan daerah.
“Di kunjungan ketujuh ini, saya kembali mengajak kita semua untuk menjaga bingkai persaudaraan. Ramadhan adalah waktu terbaik buat kita saling memaafkan dan menguatkan. Terima kasih buat warga SP1, para tokoh agama, pemuda, dan ibu-ibu yang sudah menyambut kami dengan tulus. Semangat kebersamaan ini yang jadi bahan bakar kami untuk terus membangun Barito Utara,” tutup Bupati. (HMS/VK13)


