PULANG PISAU – Hari ini, Jumat (22/12/2023), masyarakat Indonesia memperingati Hari Ibu. Begitu spesial seorang ibu, sehingga setiap tanggal 22 Desember ditetapkan sebagai Hari Ibu. Nah, hari ini adalah peringatan Hari Ibu yang ke-95, dengan tema Perempuan Berdaya Indonesia Maju.
Di momentum Hari Ibu Ke-95 ini, voxkalteng.com mengangkat profil Hj Nunu Andriani, wanita tangguh yang kini menjabat sebagai Pj Bupati Pulang Pisau (Pulpis). Nunu adalah salah sosok wanita hebat. Sebab sukses mendukung karier politik suaminya, H Edy Pratowo yang kini menjabat Wakil Gubernur Kalteng.
Ibarat pepatah, di balik suami yang sukses ada istri yang hebat. Kesuksesan H Edy Pratowo dalam karier politik tak lepas dari peran Nunu Andriani selaku istri. Tak hanya mendukung karier suami, Nunu juga sukses dalam meniti kariernya sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Sejumlah jabatan Kepala Dinas sudah diemban. Terakhir sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalteng. Kini dipercaya lagi menjadi Pj Bupati Pulang Pisau.
Nunu harus bolak-balik antara Pulpis dan Palangkaraya. Ke Pulpis mengemban amanat sebagai Pj Bupati, balik ke Palangkaraya mendampingi suami dan anak-anaknya.
“Sebagai seorang perempuan yang di mana dilekatkan dengan urusan rumah tangga, tentu bukan hal yang mudah untuk tetap berkarya. Pelabelan yang dilekatkan pada perempuan selama ini, dianggap lemah dan hanya berperan di ranah domestik, semakin melemahkan perempuan dalam berkarya dan berdikari,” kata Hj Nunu dalam wawancara dengan voxkalteng.com, di Pulpis, Kamis (21/12/2023).
Nunu berpendapat, selama ini wanita selalu dilabeli dengan urusan rumah tangga, dianggap lemah dan tak bisa memimpin. Namun pelabelan itu bukan penghalang untuk tetap berkarya menjadi Pj Bupati di Kabupaten Pulang Pisau dan juga sebagai seorang istri dari Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, serta sebagai ibu rumah tangga yang memiliki 3 orang anak.
Diakui Hj Nunu, sebagai seorang perempuan yang memiliki tugas sebagai ibu rumah tangga, yang juga berkarir di birokrasi, bukan hal yang mudah . “Namun kita sebagai perempuan juga memiliki kesempatan yang sama, kita bisa setara dengan laki-laki dalam hal karir, dan membangun apapun yang menjadi potensi dalam diri kita sebagai seorang perempuan,” katanya.
Nunu juga berpesan kepada perempuan yang ada di seluruh Indonesia khusunya di Kabupaten Pulpis untuk bisa berdaya dan berkarya. “Di era digitalisasi kita perempuan harus bisa lebih maju dalam berkarya dan membuktikan bahwa label selama ini terhadap perempuan lemah tidak berdaya, bisa kita pupus, kita memiliki kesetaraan gender yang sama,” pesan Nunu.
Dengan era digitalisasi ini, lanjutnya, koneksi semakin tinggi dalam membangun perekonomian perempuan dan mampu membantu ekonomi keluarga. Nantinya perempuan yang berdaya dan memili sarana yang tepat pasti akan maju. “Untuk para perempuan di mana pun berada, jadilah perempuan yang lebih kuat dan memiliki potensi untuk turut membangun Pulang Pisau lebih maju,” katanya.
Nunu juga memberikan pesan dan nasehat bagi kaum remaja generasi muda yang saat ini banyak sekali yang terjerumus dalam pergaulan bebas.
“Harapan saya untuk remaja putri, bisa lebih bijak dalam menggunakan media sosial, gunakan untuk hal yang lebih bermanfaat, agar tidak terjerumus pada pergaulan yang salah,” pesan Hj Nunu.
Data Singkat Hj Nunu Andriani
Nama  : Hj Nunu Andriani, SE, M.Pd
Lahir    : Banjarmasin, 24 April 1974
Pendidikan Terakhir:
– S1 Akuntansi Unlam Banjarmasin
– S2 Manajemen Pendidikan Unlam Banjarmasin
Jabatan Birokrasi:
– Kadis Pendidikan Pulpis 2020-2022
– Kadis Perpustakaan dan Arsip Prov Kalteng
Organisasi:
– Ketua Bidang I TP PKK Prov Kalteng
– Wakil Ketua Harian I Dekranasda Prov Kalteng
– Ketua Pokja Bunda PAUD Prov Kalteng
Suami  : H Edy Pratowo, S.Sos, M.M
Anak    :
1. Muhammad Ananda Miftah Redyno
2. Akhmad Dimas Restu Redyno
3. Fatima Meilany Putri Redyno
(MSF)


