PALANGKARAYA – Debit air Sungai Kahayan wilayah Kota Palangkaraya terus meningkat akibat banjir kiriman dari hulu sungai. Akibatnya rumah warga dan jalan raya di bantaran sungai mulai terendam banjir. Kondisi diperparah dengan hujan yang terus turun beberapa hari terakhir.
Di Jalan Bereng Bengkel, Kecamatan Sebangau, genangan air terus meningkat hingga Jalan raya tak bisa dilewati. Pantauan pada Jumat (2/1/2026) sore, warga pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa memakai jasa fery penyeberangan.
“Genangan air di kawasan RT 01 RW 01 Kelurahan Bereng Bengkel, terus meningkat akibat curah hujan tinggi serta kiriman air dari hulu sungai,” kata Bhabinkamtibmas Kelurahan Bereng Bengkel, Aipda Nasotion.
Selaku Bhabinkamtibmas, Aipda Nasotion terus memantau kondisi jalan yang terendam hingga mendekati jembatan dua yang baru selesai diperbaiki dan ditinggikan.
Akibat kondisi tersebut, warga yang hendak menyeberang jalan harus menggunakan jasa feri penyeberangan, dengan biaya berkisar antara Rp40.000 hingga Rp50.000 per orang tanpa kendaraan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kenaikan debit air serta segera melapor apabila situasi dinilai membahayakan,” kata Nasotion.
Bhabinkamtibmas juga mengingatkan para motoris klotok feri penyeberangan agar selalu mengutamakan keselamatan penumpang dengan memastikan kondisi kapal dalam keadaan layak operasi.
Warga turut diajak meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan kendaraan yang diparkir akibat jalan tidak dapat dilalui, termasuk dengan menambah kunci pengaman dan mengaktifkan kembali pos kamling di sekitar area parkir. (VK1)


