PALANGKA RAYA – Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang mengikuti ajang Pesparani Tingkat Nasional III, di Jakarta, 28 Oktober sampai 2 November 2023, meraih hasil cukup baik.
Dari 9 cabang lomba yang diikuti, tujuh diantaranya berhasil meraih prestasi 2 gold dan 5 Silver. Hasil 2 gold diperoleh pada bidang lomba Mazmur Anak dengan perolehan nilai 80 dan Tutur Kitab Suci juga dengan nilai 80.
Sementara 5 Silver diperoleh dari Paduan Suara Remaja Gregorian/PSRG (73,96), Paduan Suara Dewasa Campuran/PSDC (74,24), Mazmur Remaja (77, 58), Mazmur OMK (70,25), dan Mazmur Dewasa (77,25).
Capaian ini melampaui target yang ditetapkan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Kalteng, yakni mempertahankan prestasi saat Pesparani Nasional II di Kupang tahun 2022.
Saat di Kupang, dari 13 cabang yang diikuti, Kalteng hanya meraih 2 Silver dan cabang PSDC dan PSDPG (Paduan Suara Dewasa Pria Gregorian). Sayangnya, karena minim dana, pada Pesparani Nasional III ini cabang PSDPG tidak diikutkan. Kalteng hanya mengikuti 9 cabang lomba, absen di 4 cabang. Meski begitu, capaian kali ini meningkat signifikan dibandingkan pada Pesparani Nasional II.
Ketua LP3KD Provinsi Kalteng FX Manesa yang menjadi Ketua Kontingen Kalteng pada Pesparani Nasional III di Jakarta, mengatakan keikutsertaan pada Pesparani merupakan wahana pembinaan dalam meningkatkan kemampuan umat Katolik di Provinsi Kalimantan Tengah, dalam hal berpaduan suara, bermazmur, serta mendalami Kitab Suci sebagai bagian dari penghayatan iman Katolik.
“Pada kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, dan Biro Kesra, Pemerintah Kabupaten Lamandau, Kobar, Kotim, Gumas, Barut, Bartim, dan Pulpis yang telah mengucurkan hibah bagi LP3KD untuk melakukan pembinaan. Terima kasih juga kepada Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah dan Pembimas Katolik yang turut mendampingi dan membina,” kata Manesa, Senin (6/11/2023).
Ia berharap semoga pada Pesparani IV, tiga tahun yang akan datang, yang belum ditentukan tempatnya, Kalteng dapat meningkatkan hasil. “Semoga puji dan sembah kepada Tuhan Yang Maha Kasih, menjadikan usaha semakin baik,” tutup Manesa. vk1


