PALANGKARAYA – Pemerintah Kota Palangkaraya melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar kegiatan Sekolah Politik dan Pemilu, guna meningkatkan kapasitas serta kepedulian generasi muda terhadap demokrasi, kepemiluan, dan politik. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kesbangpol Kota Palangkaraya, beberapa waktu lalu.
Pelaksanaan kegiatan ini mendapat respons positif dan dukungan dari kalangan anggota DPRD Kota Palangkaraya. Menurut anggota Komisi I DPRD Kota Palangkaraya, Rusdiansyah, menilai kegiatan ini menjadi pondasi penting dalam membangun budaya demokrasi yang kuat sejak dini.
Rusdiansyah yang akrab disapa Uwa ini, menyebut upaya ini penting untuk menanamkan kesadaran demokrasi sejak dini dan mendorong partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda dalam proses politik.
Menurut Rusdiansyah, literasi politik adalah kunci untuk mencetak generasi yang sadar hak dan kewajiban sebagai warga negara, mampu berpikir kritis, dan peka terhadap isu-isu kebangsaan. Tanpa partisipasi aktif masyarakat, khususnya kaum muda, demokrasi yang sehat sulit terwujud.
Ia menambahkan, derasnya arus informasi di era digital menuntut kemampuan literasi digital yang lebih matang. Maraknya hoaks dan ujaran kebencian menjadi tantangan serius yang perlu dihadapi bersama. “Di sinilah pentingnya pembinaan politik. Generasi muda perlu dibekali kemampuan menyaring informasi agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah,” pungkasnya. (VK1)


