PULANG PISAU – Peredaran narkoba di kalangan anak-anak Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) sangat tinggi. Patut diwaspadai sebab penggunaan narkoba berpengaruh pada tingginya pergaulan bebas di kalangan anak remaja.
“Angka pengguna narkoba di Kabupaten Pulang Pisau seperti gunung es, hanya terlihat di permukaan atasnya. Pengguna narkoba dan pengedaran narkoba lebih tinggi dari tindak pidana pencurian atau tindak kejahatan yang lain,” kata Ketua Pengadilan Negeri Pulpis Dian Nur Pwatiwi dalam wawancara dengan voxkalteng.com di kantor Bappeda Pulpis, Jalan Mentaren 1, Kecamatan Kahayan Hilir, Rabu (6/12/2023)
“Jika ini dibiarkan akan berpengaruh pada masa depan anak-anak. Dimana saat ini bukan hanya narkotika jenis berat, tapi juga banyak anak yang menggunakan lem dan tembakau gorila,” kata Dian.
Dian juga mengungkapkan perilaku penggunaan narkoba akan berpengaruh pada pergaulan bebas dan kejahatan lainnya. “Karena yang saya pelajari dari kasus yang ada, pengguna narkoba bisa melakukan apapun, tergantung imajinasi ketika menggunakan narkoba tersebut. Bisa menjadi kuat bekerja, lebih segar, tak jarang bisa memancing untuk melakukan hubungan seksual dan kejahatan lainnya,” kata Dian.
Mirisnya lagi, tambah Dian, anak remaja perempuan yang menggunakan narkoba bisa digilir oleh temannya, bahkan oleh orang yang tidak dikenalnya dengan baik, hanya kenal melalu pesan singkat lalu janjian, kemudian ketemuan. “Kebanyakan kasus kekerasan seksual tersebut dilakukan di kebun sawit,” ujar Dian.
Melihat kasus yang ada, Dian menyarankan orangtua harus lebih waspada dan meningkatkan kedekatan dengan anak-anak, terutama anak perempuan yang saat ini banyak menjadi korban dari penggunaan narkoba hingga sampai melakukan hubungan seks bebas,” ungkap Dian. (MWF)


