PALANGKARAYA – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Palangkaraya Hap Baperdu menyoroti persoalan sampah di Kota Cantik. Hap menilai kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan masih sangat rendah.
Hal ini tergambar dari banyaknya sampah dalam drainase di depan rumah warga. “Drainase tidak berfungsi karena tersumbat oleh sampah yang dibuang masyarakat. Kita prihatin, kesadaran masyarakat masih sangat rendah,” kata politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini, Rabu (20/11/2024).
Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Katingan ini menjelaskan, akibat kebiasaan buruk ini masyarakat juga yang merasakan dampaknya. Saat hujan, drainase menjadi mampet sehingga air tak bisa mengalir dengan lancar hingga banjir. “Kalau seperti ini, yang terdampak ya masyarakat sendiri,” katanya.
Hap mengajak masyarakat di Palangkaraya mulai melakukan berbagai upaya perubahan dari lingkungannya sendiri. Misalnya masyarakat melakukan gotong royong untuk membersihkan sampah di lingkungan masing-masing. “Tetapi itu harus rutin dilakukan, jangan hanya sekali saja,” ucapnya.
Hap juga menyampaikan, lingkungan yang bersih akan menciptakan hidup yang sehat dan nyaman serta meminimalisir terciptanya wabah penyakit.
Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sangat penting untuk diwujudkan sehingga hal tersebut dapat mencegah munculnya berbagai bencana.
Dalam menjaga lingkungan, dibutuhkan peran dari masyarakat untuk menciptakan Kota yang lebih bersih dan sehat. Tidak melulu harus menunggu pemerintah bergerak kemudian baru masyarakat bertindak. “Menjaga kebersihan itu tanggung jawab bersama, jangan hanya berharap pemerintah,” imbau Hap. (VK1)


