By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Konflik Lahan dengan PT ATA, Warga Gunung Mas Mengadu ke DPRD Kalteng
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Kalteng » DPRD Provinsi Kalteng » Konflik Lahan dengan PT ATA, Warga Gunung Mas Mengadu ke DPRD Kalteng

Konflik Lahan dengan PT ATA, Warga Gunung Mas Mengadu ke DPRD Kalteng

DPRD Kalteng

6 Oktober 2025
Share
Warga Petak Bahandang, Gunung Mas, foto bersama jajaran Komisi II DPRD Kalteng, usai pertemuan pada Senin (6/10/2025).
SHARE

PALANGKARAYA – Perwakilan warga Desa Petak Bahandang, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, mendatangi DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (6/10/2025). Mereka mengadukan persoalan konflik lahan dengan PT Archipelago Timur Abadi (ATA), yang tak kunjung tuntas.

Dalam audiensi dengan Komisi II DPRD Kalteng yang membidangi perekonomian, warga meminta mereka dibantu dalam menyelesaikan persoalan konflik lahan yang sudah berlangsung lama dan tak kunjung tuntas.

Indra Dani, perwakilan warga, menjelaskan konflik lahan bermula saat PT ATA memblok sebagian lahan warga dan menjadikan lahan sawit. “Di blok G18 dan G22 kurang lebih sekitar 46 hektare milik masyarakat, sudah ditanami sawit PT ATA tapi hak masyarakat belum dipenuhi,” kata Indra.

Indra menegaskan pihak masyarakat tidak menolak keberadaan perusahaan. Namun yang diinginkan adalah hak masyarakat dipenuhi, tanah yang diambil diganti dengan adil,” kata Indra. Yang disesalkan, pihak perusahaan justru melapor ke polisi. Dan masyarakat yang menuntut hak malah ditahan.

“Kami datang ke DPRD untuk meminta keadilan. Tanah kami digusur dengan sewenang-wenang,” tambah Urbanus, perwakilan warga lainnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan, mengatakan kehadiran warga atas undangan DPRD Kalteng. Warga dihadirkan agar DPRD Kalteng dapat mendengar langsung persoalan konflik lahan dengan PT ATA. “Kita dengan dulu versi warga, sebelum nanti pihak perusahaan kita panggil juga untuk RDP (rapat dengar pendapat),” kata Bambang kepada wartawan.

Bambang mengakui persoalan sengketa lahan masyarakat dengan perusahaan memang rumit. “Tapi kami ingin menggali lebih dalam agar ada solusi yang konkret dan adil,” katanya. Rumitnya persoalan sengketa lahan, lanjut Bambang, juga karena seringa ada campur tangan pihak lain yang memanfaatkan momentum untuk keuntungan pribadi.

DPRD Kalteng dalam waktu segera berencana melakukan audiensi dengan sejumlah perusahaan yang terlibat konflik lahan dengan masyarakat. Selain dari Gunung Mas, juga dari Kapuas dan Kotawaringin Timur (Kotim). (VK1)

Jelang Pemilu, Pengurusan KTP di Pulpis Meningkat Signifikan, Awal Tahun Tembus 2 Ribu Orang
ASTAGA! Kebakaran Sejumlah Rumah dan Sekolah di Kapuas Ternyata Dibakar, Pelakunya Ada Relawan Damkar, Ini Alasannya
Tinjau Jalan Sampit-Bagendang, Komisi IV DPRD Kalteng Sebut 20 Km Rusak
Setiap Hari Pertamina Kirim 63.770 Tabung LGP Subsidi 3 Kg ke Kalteng, Kenapa di Pengecer Mahal?
Kebakaran Pesantren Manba’u Darussalam Palangkaraya, Kerugian Rp150 Juta
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?