SAMPIT – Dua peristiwa kebakaran terjadi di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), pada Rabu (16/4/2025) pagi. Kejadian pertama sekitar pukul 02.0 WIB, ruang kantor Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Habaring Hurung Sampit, di Jalan Merak, Baamang Hilir, dilalap api.
Menurut kesaksian petugas keamanan kampus, api muncul dari ruang Ketua STIH. Belum diketahui penyebab kebakaran, namun dugaan sementara akibat korsleting arus listrik. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Hery Wahyudi, mengatakan ruang ketua beserta sejumlah dokumen penting dan peralatan elektronik ludes terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.
Baca juga:
2 Kejadian Kebakaran di Kotim pada 2 April 2025 Siang, 3 Rumah Hangus
Kompleks Inhutani Sampit Diamuk Api, 6 Rumah Terbakar
Hanya kurang dari 3 jam, sekitar pukul 05.20 WIB, kebakaran terjadi lagi. Kali ini di Jalan Sukabumi, tak jauh dari Kantor Kecamatan Baamang. Dua rumah warga yang berada di lingkungan padat penduduk di daerah itu, habis dilalap api.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdamkarmat Kotim, Ati Maraahini, mengatakan dua peristiwa kebakaran terjadi diduga akibat korsleting listrik. “Dua rumah di Baamang Tengah juga terbakar diduga karena konsleting listrik dari bagian atas belakang salah satu rumah yang menjual parfum,” kata Ati.
Proses pemadaman dilakukan Disdamkarmat Kotim, serta dibantu oleh BPBD Kotim, Relawan Ketapi 3, Dompet Peduli, PMI Kotim, relawan Damkar Kotim, PDAM Kotim, dan masyarakat setempat. “Dari dua peristiwa kebakaran pada dua lokasi berbeda, kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 350 juta dari tiga bangunan yang terbakar dalam waktu 3 jam,” kata Ati Maraahini. (VK5)


