By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Kurang Sosialisasi, Guru Pedalaman Ragukan Program Perumahan
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Kalteng » DPRD Provinsi Kalteng » Kurang Sosialisasi, Guru Pedalaman Ragukan Program Perumahan

Kurang Sosialisasi, Guru Pedalaman Ragukan Program Perumahan

DPRD Kalteng

10 Desember 2025
Share
Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto
SHARE

PALANGKARAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) meluncurkan program “1000 Rumah Guru Berkah”. Program ini bertujuan membantu para guru memiliki rumah sendiri melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi. Program 1000 Rumah Guru Berkah diperuntukkan bagi guru SMA, SMK, dan SLB di Kalteng.

Sayangnya, kurangnya sosialisasi membuat program ini masih diragukan, terutama dari kalangan guru. Menyikapi hal ini, Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, meminta pemerintah meningkatkan sosialisasi. “Kami menilai sosialisasi belum merata, terutama bagi guru di wilayah kabupaten,” katanya, Selasa (9/12/2025).

Sugiyarto menjelaskan banyak guru belum memahami secara jelas mekanisme pengajuan dalam program tersebut. Minimnya informasi membuat sebagian guru ragu untuk mendaftar sebagai calon penerima manfaat.

Untuk itu ia menekankan pentingnya perluasan sosialisasi hingga ke wilayah pelosok agar program tidak hanya terserap di kawasan perkotaan. Pemerataan informasi adalah kunci keberhasilan.

Selain itu, keterbatasan pengembang perumahan di sejumlah kabupaten turut menjadi hambatan teknis. Skema program yang harus melalui pengembang menyebabkan daerah tanpa pengembang tidak dapat memproses pengajuan.

“Di beberapa wilayah, pengembangnya belum ada. Karena skemanya melalui pengembang, tentu hal ini memengaruhi kelancaran pelaksanaan di lapangan,” ucapnya.

Faktor finansial calon penerima manfaat juga menjadi pertimbangan. Beberapa guru telah memiliki cicilan rumah lain sehingga harus menyesuaikan kemampuan membayar jika ingin mengikuti program ini.

Sugiyarto menyoroti minimnya layanan Bank BTN di beberapa kabupaten sebagai kendala tambahan. Tidak semua daerah memiliki kantor BTN, sehingga proses konsultasi dan pengajuan menjadi tidak optimal.

“Sebenarnya kan program ini terbuka bagi seluruh guru ber-SK, baik negeri maupun swasta, dari tingkat SD hingga SMA, selama ber-KTP Kalimantan Tengah. Persyaratan ini perlu dipahami oleh seluruh tenaga pendidik,” ujarnya.

Dinas Pendidikan, kata Sugiyarto, telah menyediakan tautan pendaftaran yang dapat diakses oleh guru. Namun, penyampaian informasi yang belum merata membuat sebagian guru tidak mengetahui akses tersebut.

Ia berharap pemerintah daerah memperkuat koordinasi lintas instansi dan memastikan sosialisasi dilakukan lebih komprehensif agar fasilitas yang disiapkan benar-benar dapat dimanfaatkan guru di seluruh wilayah. “Harapan kami, program ini tidak hanya tersosialisasi, tetapi juga benar-benar membantu para guru mendapatkan hunian layak,” kata Sugiyarto. (VK1)

DPRD Kalteng Soroti Anggaran Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Sampit
Semua Fraksi DPRD Kalteng Setujui Raperda RPJMD 2025-2029
Reses di Pulang Pisau, Nyelong Soroti Masalah Pola Asuh Anak
Potensi Besar, Penerimaan Pajak Air Permukaan dan Alat Berat Masih Rendah
Waspada Banjir, Perlu Rutin Pantau Debit Air
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?