PALANGKARAYA – Suasana kegembiran hari raya Idul Fitri 1447 H atau 2026 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu (21/3/2026), diwarnai aksi perampokan swalayan Alfamart, Jalan Junjung Buih Induk, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut.
Peristiwa perampokan terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 22.54 WIB, saat karyawan toko hendak menutup operasional. Seorang pelaku yang masih dalam penyelidikan (lidik) masuk ke dalam toko dan mengancam karyawan menggunakan senjata tajam jenis celurit.
Berdasarkan keterangan saksi, pelaku mengambil uang tunai dari laci kasir serta sejumlah barang berupa rokok, dan merusak satu unit handphone milik toko sebelum melarikan diri. Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp11.600.000 serta barang lainnya yang masih dalam pendataan.
Polresta Palangkaraya melalui piket SPKT bersama fungsi terkait bergerak cepat menindaklanjuti tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut. Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB, personel piket SPKT bersama piket fungsi yang dipimpin Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Palangkaraya Iptu Helmi Hamdani melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil penyelidikan awal dan rekaman CCTV, pelaku diduga telah melakukan pemantauan terlebih dahulu sebelum melancarkan aksinya. Pelaku terekam menggunakan jaket berwarna merah dengan penutup kepala, masker hitam, celana jeans, serta membawa senjata tajam jenis celurit, dan melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Kapolresta Palangkaraya Kombes Pol Dedy Supriadi melalui Kanit Jatanras Iptu Helmi Hamdani, menyampaikan pihaknya terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku. “Kami telah mengamankan sejumlah barang bukti serta rekaman CCTV, dan terus melakukan upaya pengejaran terhadap pelaku. Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi agar dapat segera melaporkan kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Petugas telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian, di antaranya mengamankan TKP, mengumpulkan keterangan saksi, mengamankan rekaman CCTV, serta melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Saat ini, kasus masih dalam penyelidikan lebih lanjut. (VK1)


