By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Legislator Kalteng Minta Pemprov Tinjau Ulang Bisnis BUMD
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Kalteng » DPRD Provinsi Kalteng » Legislator Kalteng Minta Pemprov Tinjau Ulang Bisnis BUMD

Legislator Kalteng Minta Pemprov Tinjau Ulang Bisnis BUMD

DPRD Kalteng

23 Oktober 2025
Share
Para anggota DPRD Kalteng saat mengikuti Rapat Paripurna, beberapa waktu lalu.
SHARE

PALANGKARAYA – Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhajirin, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) meninjau kembali arah pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), terutama yang bergerak di sektor perhotelan.

Menurutnya, bidang tersebut akan lebih efisien bila dijalankan oleh pihak swasta, sehingga potensi keuntungan bisa lebih maksimal dan pengelolaan usaha menjadi lebih profesional.

Muhajirin berpendapat, sudah saatnya BUMD difokuskan pada sektor yang benar-benar produktif serta mampu memberi nilai tambah bagi pendapatan asli daerah (PAD).

“Kalau dijalankan oleh swasta, peluang untuk berkembang lebih besar. BUMD sebaiknya diarahkan pada bidang usaha yang punya prospek jangka panjang,” ujarnya, Kamis (23/10/2025).

Sebagai gambaran, ia menilai sektor pengolahan hasil perkebunan, seperti pabrik mini CPO di wilayah sentra sawit, memiliki potensi besar untuk digarap. Langkah tersebut dinilai dapat membantu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ekonomi daerah.

Lebih lanjut, Muhajirin mengungkapkan bahwa tahun ini belum ada tambahan penyertaan modal untuk dua BUMD milik Pemprov Kalteng.

“Untuk sementara memang belum ada penyertaan modal baru. Kita masih menunggu bagaimana arah kebijakan keuangan daerah dalam APBD 2026 nanti,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah daerah bersama pemerintah kabupaten dan kota dapat terus berinovasi mencari bentuk usaha yang tidak hanya bertahan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Idealnya, BUMD bisa tumbuh menjadi badan usaha yang mandiri, sehat, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. Jangan hanya beroperasi untuk menutupi biaya rutin, tapi benar-benar bisa menjadi kebanggaan daerah,” kata mantan Wakil Bupati Kapuas itu. (VK1)

DPRD Kalteng Minta Pengurus HMI Periode 2024-2026 Amanah
Ganti Jimmy Carter, Junaidi Dilantik Jadi Wakil Ketua III DPRD Kalteng
Komisi C DPRD Kalteng Minta Pemprov Tindaklanjuti Program Revitalisasi Sekolah
Reses ke MBK, Sutik: Aspirasi Masih Terkait Infrastruktur Jalan dan Keagamaan
Potensi Besar, Penerimaan Pajak Air Permukaan dan Alat Berat Masih Rendah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?