By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Mahasiswa Ini Terbang dari Semarang ke Pangkalan Bun Hanya untuk Bunuh Ibu Kandungnya
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Peristiwa » Mahasiswa Ini Terbang dari Semarang ke Pangkalan Bun Hanya untuk Bunuh Ibu Kandungnya

Mahasiswa Ini Terbang dari Semarang ke Pangkalan Bun Hanya untuk Bunuh Ibu Kandungnya

21 November 2023
Share
MSF, tersangka pembunuhan ibu kandung di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (Kalteng).
SHARE

PANGKALAN BUN – Entah setan apa yang merasuki MSF. Pemuda itu datang jauh-jauh dari Semarang, Jawa Tengah (Jateng), ke Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (Kalteng), untuk bunuh ibu kandungnya, WT (47).

MFS adalah warga Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kotawaringin Barat, yang sedang kuliah di Semarang, Jawa Tengah.

Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Bayu Wicaksono melalui Kapolsek Pangkalan Lada AKP Agoes mengatakan, MSF terbang dari Semarang ke Pangkalan Bun menggunakan pesawat Nam Air, Jumat (17/11/2023) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Tiba di Pangkalan Bun, pemuda itu tak langsung pulang ke rumah. Dia tinggal nginap di salah satu tempat ibadah di kota itu. Minggu (19/11/2023, MSF naik travel mendatangi orangtuanya di Jalan Ahmad Yani Km40 RT 21 Desa Pandu Jaya.

Tiba Minggu sore, MSF tak langsung masuk rumah. Dia bersembunyi di belakang rumahnya. Padahal orangtuanya di dalam rumah. Ayahnya menderita tuna netra, tak bisa melihat. Menjelang magrib baru MSF masuk rumah. Sempat berbicara sebentar dengan ibunya, pemuda yang sedang menempuh pendidikan untuk gelar sarjana itu langsung melancarkan niat jahatnya.

Dia memukul ibunya lalu menggorok leher wanita yang telah dengan susah payah membesarkan dan memberikan pendidikan untuk putranya. Ibunya menafkahi mereka dengan berjualan pakaian, sebab ayahnya tak bisa bekerja. “Setelah menggorok leher ibunya hingga tewas, pelaku mengunci diri dalam kamar,” kata AKP Agoes, Senin (20/11/2023).

Pelaku menyerahkan diri ke Polsek Pangkalan Lada pada Senin. Kepada polisi, dia mengaku sakit hati karena sering dimarahi ibunya. Polisi kemudian mendatangi TKP dan mengevakuasi jenazah korban. Melakukan olah TKP dan memasang garis polisi.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Tersangka kini ditahan di sel Mapolsek Pangkalan Lada untuk diproses hukum. Pembunuhan itu menghebohkan warga Pangkalan Lada.

Sejumlah warga tak menyangka MSF tega berbuat jahat terhadap orangtuanya sendiri. Apalagi ibunya yang selama ini berdagang pakaian untuk menghidupi mereka. Ayahnya, JS gangguan penglihatan, sehingga ibunya yang menafkahi mereka. “Yang kami tahu anak itu sekolah di Jawa. Jadi kami tidak menyangka,” kata salah satu warga. vk12

Heboh! Mayat Perempuan Tak Dikenal di Tepi Jalan Pulang Pisau, Ada Luka di Wajah
Pencarian 2 Bocah Tenggelam di Sungai Mentaya Rampung, Riko Ditemukan Jumat Tengah Malam, Jojo Sudah Dimakamkan
Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Barak Flamboyan Bawah
Bus Rombongan Casis Tamtama TNI Asal Korem Palangkaraya Tabrakan di Kubu Raya, 1 Tewas, 2 Luka-luka
Korban Gempa Myanmar Diperkirakan 10 Ribu Orang Lebih, Rumah Sakit Kewalahan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?