PULANG PISAU – Musim pancaroba menimbulkan ancaman bagi kesehatan masyarakat. Hal ini karena udara menjadi lebih dingin dan lembab. Kondisi udara seperti ini memudahkan beberapa jenis hewan, seperti nyamuk untuk berkembang biak.
Kepala Dinas Kesehatan(Kadiskes) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) dr Pande Putu Gina menyampaikan, ada beberapa jenis penyakit yang sering muncul pada saat perubahan cuaca, seperti demam berdarah dengue (DBD) dan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).
“ISPA salah satu penyakit yang sering terjadi saat musim pancaroba, kemudian batuk, pilek, influenza, dan bronkitis. ISPA paling sering disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui percikan air liur saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin,” kata Pande, Sabtu (22/3/2025).
Dijelaskan Pande, jika dibandingkan dengan orang dewasa, ISPA lebih rentan dialami oleh balita. Sebab sistem imun tubuhnya belum terbentuk sempurna untuk merespons dan melawan infeksi dengan baik.
Kemudian Lansia dan orang dengan gangguan imun juga berisiko tinggi mengalami infeksi ini. Gejala ISPA yang biasanya timbul seperti, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, badan lelah, demam, pusing, hingga sesak napas. Pande mengimbau masyarakat menjaga kesehatan di musim pancaroba, istirahat yang cukup dan makan makanan dengan gizi seimbang. (MWF)


