PALANGKARAYA – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi salah satu momok bagi masyarakat Kalteng. Sebab, damkaknya sangat kompleks. Mulai dari kerusakan ekologis, kerugian ekonomi, hingga kesehatan. Mengingat hal itu, anggota Komisi II DPRD Kalteng, Noor Fazariah Kamayanti, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah munculnya Karhutla.
“Saya mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha agar tidak melakukan pembakaran lahan. Hal ini sangat berisiko merusak lingkungan sekaligus mengganggu kesehatan,” ucap Noor Fazariah, Rabu (20/8/2025).
Ia mengajak semua pihak senantiasa menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam (SDA) di daerah ini. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Noor Fazariah menegaskan, pembukaan lahan dengan cara dibakar tidak hanya menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tetapi juga berdampak buruk pada kesehatan masyarakat.
Selain itu, ia mendorong masyarakat lebih aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan, di antaranya penanaman kembali (reboisasi), menjaga kebersihan, serta mengelola sampah dengan baik. Tidak hanya ditujukan kepada masyarakat, Noor Fazariah juga mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat pengawasan serta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan dan perusakan lingkungan lainnya. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah kerusakan lebih luas.
“Kami berharap pemerintah daerah lebih tegas dalam menindak pelanggaran. Dengan begitu, lingkungan kita dapat tetap terjaga dan memberi manfaat bagi generasi mendatang,” katanya. (VK1)


