PALANGKARAYA – Kawasan Bundaran Besar Palangkaraya sekitar Istana Isen Mulang rumah jabatan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), benar-benar tidak aman. Pada Kamis (12/3/2026), terjadi lagi kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) modus memecahkan kaca mobil.
Curat kali ini kembali terjadi di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Langkai, Kecamatan Jekan Raya, Kamis siang sekitar pukul 13.00 WIB. Sebuah mobil Toyota Calya warna hitam dengan nomor polisi KU 1952 jadi korban.
Pemilik mobil atas nama Cemi Erawati (50), saat itu sedang menghadiri kegiatan di Istana Isen Mulang. Ketika kembali, ia mendapati kaca mobil bagian depan sebelah kiri sudah dalam kondisi pecah.
Pelaku kejahatan tersebut mengambil tas berisi uang tunai Rp 500.000 beserta sejumlah barang berharga.
Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Palangkaraya Iptu Helmi Hamdani menjelaskan, pelaku memecahkan kaca mobil bagian depan sebelah kiri sebelum mengambil barang milik korban.
“Pelaku kemudian membawa kabur sebuah tas jinjing yang berada di kursi penumpang depan kendaraan tersebut,” bebernya.
Di dalam tas yang digasak tersebut, diketahui terdapat uang tunai sekitar Rp500 ribu, buku rekening tabungan serta buku servis kendaraan.
“Akibat kejadian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp1,5 juta. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut,” tandasnya.
Ini kasus curat ketiga di kawasan tersebut, dengan modus memecahkan kaca mobil.
Kejadian kedua baru dua hari yang lalu, yakni Selasa (10/3/2026) siang. Saat itu, pelaku memecahkan kaca empat mobil sekaligus di Jalan Brigjen Katamso, kawasan Bundaran Besar. Pelaku mengambil uang tunai dan barang elektronik seperti Laptop.
Kejadian pertama pada Selasa (17/2/2026) sore sekitar pukul 17.30 WIB, sebuah mobil milik seorang pegawai honorer yang parkir di Jalan DI Panjaitan, persis samping kantor DPRD Provinsi Kalteng, jadi korban.
Kaca mobilnya dipecahkan maling, kemudian uang tunai Rp1,6 juta berhasil dibawa kabur.
Dalam tiga kejadian pencurian ini, pelaku beraksi hanya sekitar kawasan Bundaran Besar, persis dua sisi Rujab Gubernur Kalteng. Korban kejahatan ini rata-rata para ASN di lingkungan Pemprov Kalteng.
Polisi mengimbau kepada masyarakat agar waspada saat parkir mobil di kawasan itu. Jangan meninggalkan barang berharga di dalam mobil. (VK1)


