PALANGKARAYA – Seorang pria yang bekerja sebagai karyawan salah satu bank di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), kesal lantaran cintanya diputus. Ia melakukan aksi teror terhadap sang wanita, karena tak mau diputus.
Sebut saja Bunga (23), karyawati salah satu perusahaan di Kota Palangkaraya, melapor pria itu, sebut saja Kumbang (27), ke Tim Virtual Bidang Humas Polda Kalteng.
Ketua Tim Virtual Bidang Humas Polda Kalteng Ipda Samsudin kemudian melakukan mediasi atas persoalan itu. Kepada Cak Sam, sapaan akrab Ipda Samsudin, Bunga mengatakan ia memutuskan hubungan dengan Kumbang karena pria itu beberapa kali kedapatan selingkuh.
Bunga dan Kumbang sudah tiga tahun pacaran, namun selama itu Kumbang berkali-kali selingkuh dengan wanita lain. Bunga pun kecewa dan memutuskan hubungan percintaan.
Namun Kumbang tidak terima dan melakukan sejumlah aksi yang meneror serta merugikan bunga. “Dia mengintai saya di sekitar rumah dan ikuti saya kemana-mana. Dia juga posting foto kami seolah-olah kami masih pacaran,” lapor Bunga kepada Cak Sam.
Bunga bahkan harus mengungsi dan tidur di tempat teman, sebab Kumbang kadang nekat tidur di sekitar area rumah Bunga.
Cak Sam mencoba menghubungi Kumbang, namun tidak aktif. Upaya mendatangi ke rumah pun dilakukan. Cak Sam meminta kepada keluarga agar mengingatkan Kumbang mau kooperatif, sehingga masalah bisa diselesaikan secara baik, daripada dituntut pidana.
Kumbang akhirnya bersedia bertemu dan masalah itu dilakukan mediasi pada Rabu (18/2/2026). Dengan berat hati sambil menangis tersedu-sedu, Kumbang akhirnya merelakan kepergian Bunga. Ia berjanji tidak akan menggangu Bunga.
Cak Sam kemudian memberikan nasehat kepada Kumbang agar kembali ke agamanya, dan tidak mempermainkan agama. Kumbang akhirnya menyatakan akan kembali ke agamanya dan berjanji akan lebih taat beribadah. (VK1)


