By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Pangkas Perjalanan Dinas dan Kurangi TPP, Pemkab Kotim Efisiensi Anggaran Hingga Rp90 M
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Kalteng » Kotawaringin Timur » Pangkas Perjalanan Dinas dan Kurangi TPP, Pemkab Kotim Efisiensi Anggaran Hingga Rp90 M

Pangkas Perjalanan Dinas dan Kurangi TPP, Pemkab Kotim Efisiensi Anggaran Hingga Rp90 M

Pangkas Perjalanan Dinas Hingga 50 Persen

4 Maret 2025
Share
Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor
SHARE

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) akan melakukan efisiensi anggaran hingga Rp 90 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memangkas biaya perjalanan dinas hingga 50 persen, kemudian mengurangi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Keputusan ini diambil dalam Rapat Finalisasi Pergeseran APBD Tahun anggaran 2025, Selasa (4/3/2025). Rapat dipimpin Bupati Kotim Halikinnor bersama Wakil Bupati Irawati, dan Sekretaris Daerah Sanggul Lumban Gaol, bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, Pemkab Kotim perlu melakukan efisiensi anggaran akibat kondisi keuangan yang semakin ketat. Salah satunya memangkas sejumlah pos pengeluaran yang tidak terlalu mendesak. “Hasil efisiensi ini diperkirakan sekitar Rp90 miliar, dan akan dialokasikan untuk sektor-sektor krusial seperti infrastruktur, kesehatan dan pendidikan,” kata Halikinnor.

Pemerintah daerah, lanjutnya, harus mengikuti kebijakan pemerintah pusat yang melakukan pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 141 miliar. Meski harus memangkas anggaran, Halikin memastikan layanan publik terutama sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama. “Sektor-sektor tersebut tidak akan terganggu,” katanya. (VK5)

Sampit Digoyang Video Mesum Wanita Semok Daster Merah Vs Pria Kurus
Kelaparan, Bocah Perempuan yang Ditemukan di Semak-semak Lahap Semua Makanan yang Dikasih
Buaya Mentaya Berulah Lagi, Terkam Warga Desa Ramban saat Ambil Wudhu
Gara-gara Asap Tebal Menutup Jalan, Warga Bagendang Kotim Terjun Sungai
Astaga! Puluhan Remaja di Sampit Diamankan dari Kamar Penginapan, Ada yang Bugil saat Digerebek Pol PP
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?