By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Pasangan Selingkuh Didenda Adat setelah Mediasi di Polsek Katingan Hulu
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Peristiwa » Pasangan Selingkuh Didenda Adat setelah Mediasi di Polsek Katingan Hulu

Pasangan Selingkuh Didenda Adat setelah Mediasi di Polsek Katingan Hulu

Perselingkuhan

5 Januari 2026
Share
Proses mediasi kasus perselingkuhan di Polsek Katingan Hulu, Senin (5/1/2026).
SHARE

KASONGAN — Polsek Katingan Hulu, Polres Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng), bersama mantir adat melakukan mediasi atas kasus perselingkuhan, Senin (5/1/2026) pagi. Dalam mediasi itu, disepakati jika pasangan selingkuh berinisial Re dan FG didenda adat.

Proses mediasi digelar di Aula Mako Polsek Katingan Hulu, Kabupaten Katingan. Hadir Kapolsek Katingan Hulu IPTU Yubambang Kusnady, beserta personel, Mantir Kecamatan Katingan Hulu, Mantir Kecamatan Antang Kalang, serta kedua belah pihak yang berselisih bersama keluarga masing-masing.

IPTU Yubambang mengatakan, kronologis permasalahan bermula dari perselingkuhan yang melibatkan Re dan FG. Kasus ini kemudian dilaporkan oleh Li, selaku suami Re. Li melapor ke mantir adat Katingan Hulu untuk diselesaikan menurut hukum adat.

Mediasi dan penyelesaian secara adat kemudian melibatkan mantir dari Katingan Hulu, Mantir Kecamatan Antang Kalang, dqn pihak Mantir Tumbang Gagu. Para mantir dari daerah ini dihadirkan sesuai tempat domisili para pihak, serta lokasi kejadian perzinahan.

Hasil mediasi menyepakati penyelesaian secara kekeluargaan dan perdamaian. Li dan Re sepakat untuk bercerai. Re dan FG selaku pasangan selingkuh, bersedia membayar denda adat kepada Li. “Para pihak setuju dengan kesepakatan itu dan bersedia tidak melanjutkan tuntutan ke ranah hukum pidana,” kata Kapolsek. (VK4)

Suami di Palangkaraya Ancam Istri dengan Parang, Polisi Turun Tangan
Bawa 23 Paket Sabu, Polisi Tangkap Amat Waluh di Wisma Talentha Palangkaraya
Utang Tak Dibayar, Nomor Diblokir, Cewek Ini Adukan Mantan Pacar ke Polda
2 Hari Jelang Natal, 2 Kasus Laka Lantas di Kalteng, 2 Dokter Tewas
Kapal Dagang Terbakar saat Sandar di Tumpung Laung Barito Utara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?