By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Pemkab Gumas Mantapkan RPD 2025-2026 dan RKPD 2025
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Kalteng » Gunung Mas » Pemkab Gumas Mantapkan RPD 2025-2026 dan RKPD 2025

Pemkab Gumas Mantapkan RPD 2025-2026 dan RKPD 2025

12 Januari 2024
Share
Para pejabat Pemkab Gunung Mas saat penyusunan RPD dan RKPD.
SHARE

KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) menggelar penyempurnaan penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Gunung Mas Tahun 2025-2026 dan  rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025. Kegiatan itu berlangsung di Aula Bappedalitbang Gumas, Kamis (11/01/2024).

“Penyusunan RPD merupakan amanat dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2023 pada tanggal 8 November   2023   tentang   Penyusunan Dokumen Perencanaan (Dokren)   Pembangunan Daerah bagi daerah dengan periode RPJMD berakhir pada Tahun 2024,” kata Bupati Gumas Jaya Samaya Monong.

Dijelaskan, daerah dengan periode RPJMD berakhir pada tahun 2024 tetap membutuhkan Dokren menengah sambil menunggu penyusunan RPJMD pasca Pilkada serentak tahun 2024. RPD mulai   dirumuskan   mulai   awal   November   2023   dengan beberapa tahapan. “Mulai dari persiapan penyusunan, penyusunan rancangan, pelaksanaan forum FGD dan forum konsultasi publik, perumusan rancangan akhir, fasilitasi rancangan akhir RPD, dan penetapan,” ucap Bupati dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum, Letus Guntur.

“Saat ini kita sudah memasuki tahapan konsultasi publik, dimana FGD sudah kita laksanakan pada tanggal 28 Desember 2023. Dalam hal penyusunan RPD Tahun 2025-2026 kita harus memperhatikan beberapa hal yang diatur pada Inmendagri,” katanya.

Beberapa hal itu, pertama kesesuaian sasaran pokok kinerja daerah RPJPD kabupaten sampai dengan tahun 2025. Kedua, hasil evaluasi capaian indikator kinerja daerah RPJMD kabupaten Tahun 2019-2024. Ketiga, RPJMD provinsi. Keempat, isu-isu strategis yang berkembang. Dan yang kelima, kebijakan nasional dan yang terakhir regulasi yang berlaku.

“Tahun 2024 merupakan tahun sibuk bagi kita dalam merumuskan dan menyusun Dokren, dimana pada tahun ini setidaknya 6 Dokren baik periode tahunan (RKPD dan Renja), periode 5 Tahunan (RPD, RPJMD dan Renstra) serta periode 20 Tahunan (RPJPD), jadi kita perlu tetap fokus dan kesepahaman yang sama,” lanjutnya.

Dirinya juga menyampaikan penyusunan RPD dan Ranwal RKPD dalam  waktu bersamaan tidaklah mudah, dikarenakan waktu yang singkat dan padatnya agenda. Namun demi terwujudnya tata kelola pemerintah yang baik, maka dokumen yang berkualitas merupakan suatu hal tidak bisa ditawar lagi.

“Maka perlu disampaikan beberapa hal penting, yaitu  RPD paling lambat ditetapkan dengan Perkada pada akhir bulan Januari tahun 2024 dan Renstra ditetapkan dengan Perkada paling lambat minggu ketiga bulan Februari tahun 2024, Penyelarasan program kegiatan dan pendanaannya pada RPD dan Renstra dilakukan pada SIPD-RI yang mana hal tersebut menjadi dasar penyusunan perencanaan dan penganggaran tahun 2025,” katanya.

“Tanpa data inputan pada SIPD-RI maka kita tidak dapat menyusun Dokren dan APBD tahun 2025 dan 2026, masing-masing Perangkat Daerah mencermati indikator kinerja utama dan indikator kinerja kunci yang sudah dipetakan oleh Bappedalitbang, cermati dengan metode SMART, apakah itu sudah spesifik, apakah itu dapat diukur, apakah itu dapat dicapai, apakah itu relevan, apakah dapat tercapai tepat waktu,” katanya.

Penyusunan RKPD 2025 sudah dimulai diSIPD-RI sejak awal Desember 2023 dengan melakukan inputan dari Perangkat Daerah, Desa, Masyarakat maupun Pokir Dewan sebagai perumusan Rancangan Awal RKPD 2025.  Apa yang disepakati ini akan dikuatkan dengan berita acara yang ditandatangani pimpinan rapat dan akan menjadi tolak ukur kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2025-2026. “Jadi apabila ada hal yang perlu diselaraskan maka forum inilah saatnya dan tidak ada lagi forum lain setelah ini,” tutupnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Unsur Forkopimda, Kepala Dinas terkait, Camat, Tokoh Agama serta tamu undangan lainnya. (VK3)

 

Tahun 2024, Gunung Mas Peringkat 159 Indeks Inovasi Daerah
Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia, Pemkab Gumas Gelar Pekan Pelayanan KB
Warga Manuhing dan Rabambang Ditangkap Polisi karena Sabu
Pemkab Gunung Mas Terima 871 Usulan dari Musrenbang 12 Kecamatan
Kelompok Tani Pasare Hamparan Tani di Gunung Mas Sukses Tanam Cabai saat Kemarau Panjang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?