By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah di Masjid Raya Darussalam, Paket Sembako Rp144 Ribu Hanya Ditebus Rp10 Ribu, 1.700 Paket Ludes
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Ekonomi » Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah di Masjid Raya Darussalam, Paket Sembako Rp144 Ribu Hanya Ditebus Rp10 Ribu, 1.700 Paket Ludes

Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah di Masjid Raya Darussalam, Paket Sembako Rp144 Ribu Hanya Ditebus Rp10 Ribu, 1.700 Paket Ludes

Ramadhan 1447 H

10 Maret 2026
Share
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran secara simbolis menyerahkan paket sembako kepada warga.
SHARE

PALANGKARAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menggelar Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM), di halaman Masjid Raya Darussalam Palangkaraya. Selasa (10/3/2026). Pasar Murah ini menjadi salah satu langkah konkret Pemprov Kalteng dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan bahwa menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Ramadan, Idul Fitri, dan Nyepi, permintaan masyarakat terhadap bahan pangan pokok umumnya mengalami peningkatan. “Peningkatan permintaan kebutuhan pokok menjelang HBKN berpotensi memicu kenaikan harga. Kondisi ini dapat memberatkan daya beli masyarakat, sehingga pemerintah perlu hadir untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan,” ujar Gubernur.

Melalui kegiatan Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah ini, kata Gubernur, pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Kalteng menyediakan 1.700 paket sembako yang masing-masing terdiri dari beras premium 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 2 liter. Paket tersebut memiliki harga normal Rp144.750, namun telah mendapatkan subsidi sebesar Rp134.750, sehingga masyarakat hanya perlu menebusnya dengan harga Rp10.000 per paket. “Subsidi ini diberikan agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau, khususnya menjelang hari raya ketika kebutuhan rumah tangga meningkat,” jelasnya.

Selain paket sembako, kegiatan ini juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang menyediakan berbagai komoditas pangan lainnya, seperti telur ayam, daging ayam beku, bawang merah, bawang putih, sayuran, hingga ikan segar, dengan harga di bawah harga pasar. GPM merupakan hasil kerja sama dan sinergi antara pemerintah daerah dengan berbagai pihak, di antaranya BULOG, ID FOOD, BUMD pangan, distributor, petani, peternak, gabungan kelompok tani (gapoktan), serta pelaku usaha pangan lainnya. “Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan guna memastikan ketersediaan pangan yang murah, berkualitas, dan mudah dijangkau oleh masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan di wilayah Kalimantan Tengah. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui Gerakan Pangan Murah, termasuk yang menjangkau hingga ke desa-desa sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi di Provinsi Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (MMCKALTENG/VK1)

Pendapatan Industri Mikro Kecil di Kalteng Tembus Rp2,5 Triliun Per Tahun, Pemilik Usaha Paling Banyak Hanya Lulus SD
Realisasi Plasma Sawit di Kalteng Baru 52,66 Persen
Struktur Ekonomi Kalimantan Triwulan I 2025 Masih Didominasi Kaltim, Kalteng Urutan 4
Produksi Udang Vaname di Shrimp Estate Sukamara Diperkirakan Rp 27,2 Miliar
Kadin Akan Upayakan Negosiasi dengan AS Terkait Tarif Impor
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?