PALANGKA RAYA – Indonesia tengah bersiap menghadapi tahun politik 2024. Perbedaan pandangan politik rawan memicu pergesekan antar anak bangsa. Hari Sumpah Pemuda tahun 2023, yang jatuh pada hari ini, Sabtu (28/10/2023), hendaknya menjadi momentum untuk mengenang kembali sejarah bangsa.
Salah satu pemuda Kalteng, Aleksius Ceca, mengatakan bahwa Indonesia berhasil meraih kemerdekaan karena persatuan. “Indonesia akan segera menyelenggarakan pesta demokrasi atau pesta rakyat 2024 mendatang, jelas akan banyak dinamika politik. Namun kita mesti perhatikan bahwa hal-hal yang penting dalam berpolitik, yaitu untuk kepentingan bangsa (Bonum Comune),” katanya dalam rilis yang diterima media ini, Sabtu malam.
Alexis mengajak para pemuda Indonesia untuk mengingat sejarah bahwa Negara Indonesia lahir bukan tanpa melewati peristiwa penting. Peran pemuda sangat besar dalam membangun bangsa Indonesia. Sejarah mencatat pemuda memiliki peran penting dalam memerdekakan bangsa Indonesia. Pada mulanya Pemuda Indonesia yang bersatu pada waktu itu, dimana 28 Oktober 1928 mengikrarkan Sumpah Pemuda.
Aleksius Ceca yang juga mahasiswa magister Ilmu komunikasi Universitas Bakrie itu, menghimbau kepada seluruh pemuda -pemudi se-Nusantara, agar tetap menjaga kesatuan dan persatuan bangsa menjelang Pemilu 2024,
melalui momentum Sumpah Pemuda, hari sakral bagi Pemuda Indonesia.
“Saya mengingatkan Pemuda untuk tidak terpecah belah hanya beda pandangan politik. Sebagai negara demokrasi, tentu beda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Jangan sampai Pemuda justru terpecah hanya karena beda pandangan politik,” pesan Alexis. vk1


