By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Pertanyaan Ini Sering Diajukan pada Orang Berduka, Padahal Dilarang Psikolog
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Showbiz » Pertanyaan Ini Sering Diajukan pada Orang Berduka, Padahal Dilarang Psikolog

Pertanyaan Ini Sering Diajukan pada Orang Berduka, Padahal Dilarang Psikolog

27 Januari 2026
Share
SHARE

JAKARTA – Ketika melayat orang meninggal, sejumlah pertanyaan sering diajukan pada keluarga duka. Padahal menurut psikolog, ada beberapa hal yang tak boleh ditanyakan. Psikolog Klinis lulusan Universitas Indonesia, Ratriana Naila Syafira, M.Psi, membeberkan jenis-jenis pertanyaan yang sebaiknya tidak disampaikan pada orang-orang yang sedang berduka.

“Jangan langsung menanyakan detail kematian seperti kapan meninggal, sakit apa, kok bisa dan terakhir ketemu kapan,” kata Ratriana sebagaimana dikutip dari Antara, Selasa (27/1/2026).

Ratriana mengatakan pertanyaan seperti itu lebih baik diajukan saat orang yang berduka menjadi pihak pertama yang membuka cerita. Dikarenakan pertanyaan seperti ini bisa memaksa mereka mengulang kembali momen traumatis dan ada kemungkinan mereka belum siap secara emosional untuk bercerita.

Pertanyaan lain yang sebaiknya dihindari adalah hal-hal yang mengandung nada menyalahkan seperti alasan tidak membawa ke rumah sakit lebih awal, penyebab tidak mendapatkan penanganan lebih cepat dan sebagainya.

“Pertanyaan seperti ini meskipun tidak bermaksud menyalahkan, sering membuat orang yang berduka merasa bersalah dan jadi mempertanyakan dirinya sendiri apa yang sudah dia lakukan selama ini buat orang yang sudah pergi,” kata dia.

Psikolog yang kini berpraktik di Biro Psikologi Rali Ra, Bekasi, itu juga menyatakan terdapat beberapa pernyataan juga yang tidak boleh untuk disampaikan. Misalnya, kalimat-kalimat yang merujuk pada permintaan untuk bersikap kuat dan tabah.

“Ini bisa membuat yang berduka merasa tidak punya ruang untuk rapuh, dan merasakan berbagai emosinya. Jika emosi tidak diproses dengan baik, dalam jangka panjang justru malah semakin banyak dampak negatifnya,” ucap Ratriana.

Ratriana juga mengingatkan bagi teman maupun pihak lainnya untuk sebisa mungkin tidak mengadu nasib atau membandingkan pengalaman antarindividu. Hal ini dikarenakan setiap orang memiliki cara untuk memproses dukanya masing-masing.

Dia mengatakan saling mengadu nasib justru membuat orang yang ditinggalkan merasa tidak dipahami dan baik perasaan maupun pengalamannya diabaikan. Sehingga dukungan terbaik yang dapat diberikan yakni hadir dengan cara yang tepat, tidak menghakimi serta memberikan waktu pada orang yang berduka untuk menyembuhkan luka secara perlahan.

Apakah Anda termasuk yang sering mengajukan pertanyaan-pertanyaan ini? Mulai sekarang jangan lagi ya. (Ant/VK1)

Tampil Cantik Berbalut Kebaya, Istri Gubernur dan Wagub Tampil di Fashion Show
4 Negara Ini Bisa Dikunjungi Tanpa Visa
Kisah Cinta Berakhir Duka, Pacaran 13 Tahun, Kekasih Meninggal Jelang Pernikahan
Kasus Bunuh Diri Meningkat, Banyak Orang Alami Gangguan Mental, Cek di Sekitar Anda
Kopi Bisa Bantu Kendalikan Kadar Gula Darah, Menurut Hasil Penelitian Terbaru
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?