By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Perusahaan Kian Masif Gunakan AI, 30 % Lulusan Sarjana Diperkirakan Nganggur
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Nasional » Perusahaan Kian Masif Gunakan AI, 30 % Lulusan Sarjana Diperkirakan Nganggur

Perusahaan Kian Masif Gunakan AI, 30 % Lulusan Sarjana Diperkirakan Nganggur

AI

18 Maret 2026
Share
SHARE

JAKARTA – Perusahaan-perusahaan kian masif menggunakan kecerdasan buatan (AI). Ini dapat menyebabkan kesulitan mencari kerja yang signifikan bagi pekerja tingkat pemula (entry level) atau fresh graduate. Fakta ini diungkapkan CEO perusahaan software ServiceNow, Bill McDermott.

McDermott mengatakan bahwa persentase pengangguran untuk lulusan perguruan tinggi baru bisa dengan mudah mencapai angka pertengahan 30-an persen dalam beberapa tahun ke depan. “Banyak sekali pekerjaan yang akan diselesaikan oleh agen (AI). Jadi, akan menjadi tantangan bagi anak-anak muda untuk membedakan kemampuan mereka di lingkungan perusahaan,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari CNBC, Rabu (18/3/2026).

Bank Sentral AS cabang New York menempatkan tingkat pengangguran di Amerika Serikat untuk lulusan perguruan tinggi baru pada akhir tahun 2025 di angka sekitar 5,7%. Namun, tingkat setengah pengangguran yang mencapai 42,5% merupakan level tertinggi sejak tahun 2020.

Di berbagai industri, pelaku bisnis sedang memangkas biaya dan memotong jumlah pekerjaan dengan bantuan perangkat-perangkat AI baru. Bulan lalu, Block mengumumkan rencana memangkas hampir separuh pegawai seiring kemampuan AI mengotomatisasi lebih banyak pekerjaan. Perusahaan software Atlassian, yang sahamnya anjlok 54% tahun ini karena kekhawatiran disrupsi AI, menyebut akan mem-PHK sekitar 10% tenaga kerjanya demi mendukung investasi AI.

Para pakar mengatakan AI secara perlahan mulai menggerus banyak pekerjaan kerah putih (white collar jobs), termasuk peran pemrograman (coding) dan pemasaran, serta memungkinkan perusahaan untuk mengurangi perekrutan karyawan baru dan meningkatkan produktivitas dengan lebih sedikit pekerja.

CEO Palantir Alex Karp sebelumnya mengemukakan ingin melipatgandakan pendapatan hingga 10 kali lipat sembari mengurangi jumlah karyawan. CEO Amazon Andy Jassy juga mengutarakan perusahaannya akan merampingkan tenaga kerja korporat menggunakan perangkat AI.

McDermott sendiri menyatakan teknologi ServiceNow akan membantu dunia usaha memangkas biaya perekrutan. Ia menambahkan perusahaannya telah mengambil alih 90% fungsi pekerjaan yang sebelumnya bergantung pada manusia di sektor customer service.

Teknologi ini juga memungkinkan perusahaan mempertahankan jumlah karyawan yang tanpa perlu menambah pegawai baru sembari terus meningkatkan pendapatan. “Saya benar-benar berpikir era ini datang lebih cepat dari yang diantisipasi orang-orang,” ujarnya. (VK1)

961 Orang Kepala Daerah Resmi Dilantik, Ini Perwakilan 6 Agama yang Tampil di Depan
Pemerintah Tetapkan Pekerja Bisa WFA pada 16-17 Maret dan 25-27 Maret 2026
Kejaksaan Bidik Mega Korupsi Pemutihan 436 Perusahaan Sawit di Kawasan Hutan, Segera Tetapkan Tersangka
Wow! Retret Kepala Daerah di Magelang Akan Habiskan Dana Rp13 Miliar
Jadi Tersangka, Ketua KPK Firli Bahuri Didesak Segera Mengundurkan Diri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?