SAMPIT – Sebuah perusahaan asal Malaysia, Nusa Suryamas Group, berencana membangun pabrik pengolahan limbah medis di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, rencana ini sempat terhambat karena lokasi yang disiapkan Pemkab Kotim berada di kawasan industri yang belum memenuhi syarat.
“Proyek pembangunan direncanakan selesai akhir tahun 2025, sehingga tahun 2026 mulai beroperasi,” kata Bupati Halikinnor, Kamis (6/3/2025).
Pabrik ini direncanakan tidak hanya mengolah limbah medis, tapi juga pengelolaan limbah rumah tangga. Pabrik ini, lanjut Halikinnor, akan dibangun di lokasi industri Bangkinang. Luasan lahan yang disiapkan lebih dari 4.000 meter persegi.
CEO Nusa Suriamas Group, Abu Sarin Baha, mengatakan teknologi yang digunakan dalam pabrik tersebut berasal dari Korea. “Saat ini di Kalimantan belum ada pabrik pengolahan limbah medis, sehingga limbah medis harus dikirim ke Cilegon,” kata Abu Sarin.
Kapasitas awal pabrik ini sekitar 7,2 ton per hari, dan nantinya akan berkembang hingga 12 bahkan 24 ton per hari. Pembangunan pabrik membutuhkan waktu satu tahun. Karena membutuhkan studi kelayakan dan perizinan,” katanya. (VK6)


