MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara siap melaksanakan tugas sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025. Untuk mematangkan persiapan, Pemkab menggelar rapat koordinasi di Gedung Aula Rapat Setda Kabupaten Barito Utara, Rabu (15/10/2025).
Rapat dipimpin langsung Bupati Barito Utara Shalahuddin, didampingi Sekda Muhlis. Dalam arahannya, Bupati mengingatkan bahwa pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an tinggal sekitar satu bulan lagi. “Sehubungan dengan hal tersebut, saya mengimbau kepada seluruh panitia agar segera melaksanakan rapat koordinasi, khususnya bagi seksi-seksi yang harus mulai bekerja sejak H-25 hingga H-15” ujarnya.
Bupati mengingatkan Seksi Perlombaan dan Pemondokan mempersiapkan segala keperluan sejak dini. Jangan sampai kafilah yang datang mengalami kendala, seperti saluran air tersumbat atau kekurangan pasokan air bersih. “Untuk itu, saya berharap PDAM dapat menyiapkan langkah antisipatif, termasuk penyediaan mobil tangki apabila diperlukan,” katanya.
Dinas PUPR serta instansi terkait diharapkan turut memberikan dukungan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Pastikan seluruh lokasi pemondokan layak huni, terutama fasilitas MCK-nya. “Untuk bagian perlengkapan segera mulai bekerja karena waktu pelaksanaan semakin dekat. Mari kita berikan pelayanan terbaik kepada seluruh kafilah, sehingga pelaksanaan MTQ di Kabupaten Barito Utara dapat berjalan sukses, lancar, dan berkesan,” tambah Shalahuddin.
Terkait anggaran dan persiapan untuk MTQ tingkat Provinsi Kalteng, mantan Kadis PUPR itu mengatakan anggaran sekitar Rp 8 Miliar. “Anggaran kalau tidak salah 8 Miliar. Dan untuk persiapan sejak sebelum dilantik saya sudah memikirkan perencanaannya. Saat ini sudah sekitar 70 persen,” kata Bupati usai rapat.
Ketua LPTQ Kabupaten Barito Utara Mochamad Ikhsan menyampaikan, sejak awal hingga saat ini persiapan pelaksanaan MTQ telah mencakup berbagai aspek. Antara lain pendaftaran kafilah dari seluruh 14 kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah, termasuk pelaksanaan kegiatan di tingkat kabupaten.
“Untuk akomodasi kafilah, seluruh kabupaten dan kota telah menentukan tempat masing-masing dan pada umumnya sudah sesuai serta siap digunakan. Kemudian, venue kegiatan juga sedang kami siapkan. Termasuk di dalamnya panggung utama, yang semula terdapat dua alternatif lokasi, yaitu di Tiara dan di Stadion Swakarya. Namun setelah melalui pembahasan bersama, telah disepakati bahwa kegiatan akan dilaksanakan di Tiara,” katanya. (VK12)


