PALANGKARAYA – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Purdiono, melakukan reses perseorangan untuk bertemu konstituennya di Barito Selatan, Sabtu (08/11/2025). Purdiono terpilih dari daerah pemilihan (Dapil) IV wilayah Barito. Dalam reses ke Barito Selatan, politisi Partai Golkar itu menyerap aspirasi masyarakat Desa Teluk Betung, Kelurahan Jenamas, dan Kelurahan Bangkuang.
Meski harus menghadapi keterbatasan akses transportasi darat, Purdiono tetap bersemangat melaksanakan tugasnya. Ia menggunakan transportasi air untuk mencapai wilayah yang hanya bisa dijangkau melalui jalur sungai. Menurutnya, langkah tersebut merupakan wujud komitmennya sebagai wakil rakyat agar aspirasi masyarakat di pelosok dapat tersampaikan tanpa perantara.
“Sebagai wakil rakyat, saya harus hadir dan mendengarkan keluhan masyarakat secara langsung, meskipun harus menempuh jalur yang tidak mudah. Ini adalah bagian dari tanggung jawab moral kami di DPRD,” ujar Purdiono. Dalam kegiatan reses itu, masyarakat dari tiga wilayah menyampaikan berbagai aspirasi, antara lain pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta perluasan akses jaringan komunikasi yang hingga kini masih terbatas.
Selain berdialog, Purdiono juga meninjau sejumlah fasilitas umum dan mendengarkan langsung kebutuhan prioritas masyarakat setempat. Ia berkomitmen untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi tersebut dan memperjuangkannya dalam pembahasan di tingkat provinsi. “Kita ingin memastikan bahwa pembangunan di Kalteng tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga dirasakan hingga ke pelosok pedalaman,” tegasnya.
Warga setempat menyambut baik kehadiran legislator Golkar itu. Mereka menilai, kehadiran langsung wakil rakyat ke desa mereka menjadi bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat pedalaman yang selama ini sering terisolasi akibat keterbatasan infrastruktur. Kegiatan reses yang berlangsung selama beberapa hari ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan lembaga legislatif, sekaligus memastikan bahwa suara rakyat dari pelosok Kalimantan Tengah benar-benar terdengar di gedung DPRD provinsi. (VK1)


