PULANG PISAU – Sekolah ini cukup unik. Pelajarnya berusia senja, rata-rata 60 sampai 80 tahun. Yah, namanya Sekolah Lansia Pulang Pisau. Mereka melakukan proses belajar mengajar di Puskesmas Bereng, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.
Kepala Dinas DP3APPKB Kabupaten Pulang Pisau Ma’ruf Kurkhi mengatakan, sekolah ini dilaunching pada 14 Juli 2024.
“Sekolah lansia ini dilakukan di Puskesmas Bereng dan difasilitasi oleh tim pengajar yang juga dari Puskesmas Bereng, Jumlah siswa lansia ada 30 orang dengan jumlah siswa lansia perempuan 25 orang dan 5 orang siswa lansia laki-laki,” kata Ma’ruf, saat wisuda angkatan I Sekolah Lansia Pulang Pisau, Jumat (6/12/2024).
Ma’ruf menjelaskan, proses belajar para siswa lansia ini dilakukan selama 6 bulan dengan 12 pertemuan. “Selama 12 pertemuan siswa/siswi ada 12 mata pelajaran. Tapi belajar lansia bukan seperti sekolah pada umumnya, tetapi sekolah lansia ini belajar tentang konsep penuaan yang meliputi pembelajaran psikologi, biologi dan spiritual. Kemudian dimensia, psikologi lansia, hypertensi dan penyakit jantung, lalu osteoporosis, dan berbagai penyakit lainnya,” ujar Ma’ruf.
Selain belajar kesehatan mental dan kesehatan fisik, lanjut Ma’ruf, para siswa/siswi lansia juga belajar tentang ketrampilan untuk melatih motorik. Para lansia tidak hanya belajar di ruang tertutup, tetapi juga di alam terbuka seperti olahraga dan wisata yang ramah lansia.
Pasca wisuda angkatan satu, kata Ma’ruf, rencananya akan dibuka kembali sekolah lansia di Bukit Rawi dengan durasi yang sama, selama 6 bulan, di tahun 2025 nanti. “Semoga apa yang sudah direncanakan bisa terlaksana dengan maksimal,” katanya. (MWF)


