By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Sekolah Lansia di Pulang Pisau, Pelajar Berusia 60 Sampai 80 Tahun, Ini yang Mereka Pelajari
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Kalteng » Pulang Pisau » Sekolah Lansia di Pulang Pisau, Pelajar Berusia 60 Sampai 80 Tahun, Ini yang Mereka Pelajari

Sekolah Lansia di Pulang Pisau, Pelajar Berusia 60 Sampai 80 Tahun, Ini yang Mereka Pelajari

6 Desember 2024
Share
Para pelajar Sekolah Lansia Pulang Pisau angkatan I saat diwisuda pada Jumat (6/12/2024).
SHARE

PULANG PISAU – Sekolah ini cukup unik. Pelajarnya berusia senja, rata-rata 60 sampai 80 tahun. Yah, namanya Sekolah Lansia Pulang Pisau. Mereka melakukan proses belajar mengajar di Puskesmas Bereng, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Kepala Dinas DP3APPKB Kabupaten Pulang Pisau Ma’ruf Kurkhi mengatakan, sekolah ini dilaunching pada 14 Juli 2024.

“Sekolah lansia ini dilakukan di Puskesmas Bereng dan difasilitasi oleh tim pengajar yang juga dari Puskesmas Bereng, Jumlah siswa lansia ada 30 orang dengan jumlah siswa lansia perempuan 25 orang dan 5 orang siswa lansia laki-laki,” kata Ma’ruf, saat wisuda angkatan I Sekolah Lansia Pulang Pisau, Jumat (6/12/2024).

Ma’ruf menjelaskan, proses belajar para siswa lansia ini dilakukan selama 6 bulan dengan 12 pertemuan. “Selama 12 pertemuan siswa/siswi ada 12 mata pelajaran. Tapi belajar lansia bukan seperti sekolah pada umumnya, tetapi sekolah lansia ini belajar tentang konsep penuaan yang meliputi pembelajaran psikologi, biologi dan spiritual. Kemudian dimensia, psikologi lansia, hypertensi dan penyakit jantung, lalu osteoporosis, dan berbagai penyakit lainnya,” ujar Ma’ruf.

Selain belajar kesehatan mental dan kesehatan fisik, lanjut Ma’ruf, para siswa/siswi lansia juga belajar tentang ketrampilan untuk melatih motorik. Para lansia tidak hanya belajar di ruang tertutup, tetapi juga di alam terbuka seperti olahraga dan wisata yang ramah lansia.

Pasca wisuda angkatan satu, kata Ma’ruf,  rencananya akan dibuka kembali sekolah lansia di Bukit Rawi dengan durasi yang sama, selama 6 bulan, di tahun 2025 nanti. “Semoga apa yang sudah direncanakan bisa terlaksana dengan maksimal,” katanya. (MWF)

Serapan Anggaran 2023 Belum Maksimal, Fraksi Nasdem Minta Tahun Ini Lebih Maksimal
Ketua Komisi ll DPRD Pulang Pisau Sebut Kenaikan UMK 2024 Sudah Tepat
Tekan Stunting, Desa Gohong Gandeng Puskesmas Bereng Latih Kader Posyandu
Jelang Pemilu, Pengurusan KTP di Pulpis Meningkat Signifikan, Awal Tahun Tembus 2 Ribu Orang
Peringati HAB Ke-78 Kemenag, Pj Bupati Pulpis Tekankan Konsep Pelayanan “Berakhlak”
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?