By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Sengketa Lahan di Petuk Katimpun, Aktivitas di Lokasi Dihentikan Hingga Putusan Pengadilan
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Peristiwa » Sengketa Lahan di Petuk Katimpun, Aktivitas di Lokasi Dihentikan Hingga Putusan Pengadilan

Sengketa Lahan di Petuk Katimpun, Aktivitas di Lokasi Dihentikan Hingga Putusan Pengadilan

Sengketa lahan

12 Februari 2026
Share
Mediasi sengketa lahan di Jalan AMD Petuk Katimpun Palangkaraya, Rabu (11/2/2026).
SHARE

PALANGKARAYA – Kasus sengketa lahan di Jalan AMD RT 12 RW 2 Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangkaraya, dimediasi sejumlah pihak pada Rabu (11/2/2026).

Pihak Polresta Palangkaraya dalam rilis kepada media, Rabu malam, menyebutkan mediasi berlangsung di lokasi lahan sengketa, dimulai pukul 08.00 WIB hingga. Kedua pihak yang bersengketa, Sendol dan Cenli, hadir bersama aparat dari kepolisian, Satpol PP, Babinsa TNI dan Ketua RT serta RW.

Mediasi dipimpin Iptu Bahtiar selaku Kanit IV Sat Intelkam Polresta Palangkaraya bersama anggota, serta didampingi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Petuk Katimpun Aipda Mokh Abdullah Edris, Babinsa, Kasipem, Satpol PP, dan Ketua RT 12.

Kehadiran unsur aparat dan perangkat wilayah bertujuan menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif selama proses penyelesaian masalah berlangsung.

Dalam kegiatan tersebut, kedua belah pihak dipertemukan untuk menyampaikan permasalahan masing-masing terkait sengketa lahan yang terjadi. Aparat berperan sebagai mediator dengan memberikan arahan agar permasalahan diselesaikan secara musyawarah serta mengedepankan jalur hukum yang berlaku.

Dari hasil mediasi, disepakati untuk sementara seluruh aktivitas di atas lahan sengketa dihentikan, termasuk pembongkaran pondok atau rumah serta penanaman tanaman, sambil menunggu proses hukum di Pengadilan Negeri sesuai ketentuan perundang-undangan.

Selain itu, kedua pihak juga berjanji tidak akan melakukan perbuatan melanggar hukum yang dapat merugikan salah satu pihak.

Secara keseluruhan, kegiatan problem solving berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Diharapkan melalui mediasi ini dapat mencegah terjadinya konflik lanjutan serta menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kelurahan Petuk Katimpun tetap terpelihara dengan baik.  (VK1)

Viral, Nenek-nenek Kegirangan Usai Dinikahi Pria Lebih Muda
Penyewa Pulang Kampung, Rumah Tajudinor di Jalan Surung Hangus Terbakar
King Cobra Masuk Kamar Tidur Warga Kobar, Ini Tips Cegah Ular Masuk Rumah
Jasad Warga yang Hilang dari Atas Kelotok Ditemukan Mengapung di Sungai Katingan
Polisi Tangkap 2 Wanita Pengedar 304 Gram Sabu dan 500 Butir Ekstasi di Petuk Katimpun
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?