By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Sindiran Menohok Eks Pemain Liga Belanda, Piala Dunia Tak Menarik Jika Ada Indonesia dan Sudan
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Olahraga » Sindiran Menohok Eks Pemain Liga Belanda, Piala Dunia Tak Menarik Jika Ada Indonesia dan Sudan

Sindiran Menohok Eks Pemain Liga Belanda, Piala Dunia Tak Menarik Jika Ada Indonesia dan Sudan

Timnas Indonesia

27 Maret 2025
Share
Kees Kwakman
SHARE

JAKARTA – Kemenangan timnas Indonesia atas Bahrain disambut sukacita seluruh fans Garuda. Semua berharap Timas Indonesia lolos dan ikut pentas di Piala Dunia 2026. Di tengah euphoria pendukung Timnas Indonesia, mantan pemain asal Belanda, Kees Kwakman, justru memberikan sindiran menohok. Ia menyebut Piala Dunia 2026 bisa menjadi tidak menarik jika ada Timnas Indonesia dan Sudan.

“Selandia Baru harus mengalahkan negara-negara seperti Fiji dan Samoa, yang mulai sekarang lolos setiap tahun. Hal yang istimewa tentang Piala Dunia adalah tidak semuanya berpartisipasi,” kata Kwakman dalam program di ESPN Belanda, dikutip voxkalteng.com, Kamis (27/3/2025).

Sudan dari zona Afrika menjadi salah satu negara yang punya potensi ikut pesta Sepakbola Dunia. Kwakman mengaku tak senang menonton pertandingan Indonesia. Dia bahkan lebih berharap diajak bermain Rummikub daripada harus menonton pertandingan Piala Dunia yang ada Indonesia dan negara-negara level sepakbola rendah lainnya.

“Saya tidak begitu senang saat menyaksikannya. Saya mendoakan yang terbaik untuk para pemain itu dan tentu saja mereka mengejar impiannya dan jika mereka berhasil, itu luar biasa, tetapi astaga.”

“Jika Anda menonton sore ini, saya berharap suatu saat putri saya akan bertanya apakah saya ingin bermain Rummikub. Tentu saja itu (Piala Dunia) bukan level (Indonesia),” Kwakman mengungkapkan.

Kwakman menilai permainan Indonesia tidak menarik karena tempo lambat. Terlebih para pemain banyak mengalami kram. “Dengan perluasan Piala Dunia menjadi 48 negara, Anda juga mendapatkan negara-negara seperti Indonesia. Sekali lagi, saya benar-benar berharap itu terjadi kepada mereka,” ujar Kwakman.

“Saya tidak ingin berdebat dengan siapa pun. Tetapi jika kita pergi dan menonton (Ole) Romeny melawan Sudan (di Piala Dunia), misalnya, maka saya akan lebih memilih untuk bekerja saja,” pria berusia 41 tahun itu menegaskan. (VK1)

Ketinggalan 2-0 dari Sylva, Palangkaraya United Juara Piala Soeratin U15 Kalteng 2023/2024
Takluk 0-2 dari Persipal Palu, Kalteng Putra Harus Jalani Babak Play-off untuk Bertahan di Liga 2
Ratusan Pebalap UCI MTB 2023 dari 60 Negara Tiba di Palangkaraya pada 10 November
Kalteng Putra Vs Persipura 2-2, Tinus Pae Heran Stadion Mandala Jayapura Tak Lagi Angker
331 Pendekar dari Berbagai Perguruan Silat di Kalteng Adu Ilmu Beladiri di Palangkaraya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?