By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: SKY Desak KLH Investigasi 2 Perusahaan Tambang di Kalteng
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Nasional » SKY Desak KLH Investigasi 2 Perusahaan Tambang di Kalteng

SKY Desak KLH Investigasi 2 Perusahaan Tambang di Kalteng

PT Asmin Bara Bronang dan PT Bartim Coalindo

31 Maret 2026
Share
Komisi XII DPR RI saat rapat dengan Dirjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup, Selasa (31/3/2026), di DPR RI.
SHARE

JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI akan melakukan investigasi atas perusahaan tambang yang ada di Kalimantan Tengah (Kalteng). Hal itu dilakukan setelah mendapat desakan dari anggota DPR RI Dapil Kalteng, Sigit Karyawan Yunianto (SKY), dalam rapat Komisi XII DPR RI, Selasa (31/03/2026).

Hadir dalam rapat tersebut, anggota Komisi XII DPR RI, Dirjen Penegakkan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup beserta staf. Sigit meminta Kementerian Lingkungan Hidup pro aktif menangani permasalahan kerusakan lingkungan di Kalteng, sebab sudah merugikan masyarakat.

“Saya minta mitra kami Kementerian Lingkungan Hidup untuk cek lokasi, cek kerusakan ekologi yang ditimbulkan maupun yang dirasakan masyarakat atas aktivitas pertambangan di Desa Barunang,” kata SKY usai rapat.

SKY secara khusus menyoroti PT. Asmin Bara Bronang. Perusahaan ini sering berkonflik dengan masyarakat lokal. Di samping itu, juga PT Bartim Coalindo, yang telah ramai dibicarakan masyarakat karena diduga mencemari sungai akibat pembuangan limbah dari aktivitas pertambangan.

“Saya kira tidak hanya dua perusahaan ini saja yang harus dievaluasi, tetapi perusahaan-perusahaan nakal yang selalu tidak memperdulikan lingkungan. Kita tidak gentar, jika memang perusahaan terbukti melakukan pembiaran maupun pengerusakan lingkungan” kata politisi PDI Perjuangan ini. (VK1)

Ini 10 Kampus Terbaik Indonesia dengan Biaya UKT Termahal
Dominan dari Gen Z-Milenial, Kredit Macet di Pinjol Tembus Rp2,01 Triliun
Dirjen GTK Sebut Hanya 2 Persen Guru Lolos Jadi Guru Penggerak
Sepakat dengan PKS, PKB Sebut IKN di Kalimantan Kejauhan, di Tengah Hutan Pula
31 Museum Provinsi Pamer Alat Musik Tradisional di Tenggarong, Kalteng Tampilkan Ini
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?