PALANGKARAYA — Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendatangi Bank Kalteng dalam rangka menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Purdiono, mengatakan kunjungan ke Bank Kalteng merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD.
“Sesuai tugas fungsi DPRD, maka kami ingin memastikan sejauh mana tindak lanjut atas catatan hasil pemeriksaan telah dilaksanakan oleh manajemen bank daerah tersebut,” kata Purdiono, Jumat (20/2/2026).
Dari kunjungan itu, Komisi I menilai secara umum tidak terdapat temuan yang bersifat material maupun pelanggaran serius. Purdiono menegaskan, catatan yang diberikan lebih bersifat kehati-hatian, khususnya terkait sistem keamanan siber.
“Saya pikir Bank Kalteng profesional saja dan tidak ada bentuk temuan yang prinsipil. Temuannya lebih pada kehati-hatian, terutama tentang siber. Ini kan soal sistem, dan setiap pemeriksaan tentu tidak ada yang sempurna,” tegasnya.
Ia menjelaskan, penguatan aspek keamanan digital menjadi perhatian penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi perbankan. Menurutnya, kemajuan layanan berbasis digital harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang mumpuni agar tidak merugikan nasabah.
“Dengan kehati-hatian, jangan sampai nasabah kita dirugikan. Sekarang dengan kemajuan digital, sistem itu mudah dibobol kalau tidak diantisipasi dengan baik,” katanya.
Karena itu, Komisi I berharap manajemen Bank Kalteng terus meningkatkan proteksi terhadap ancaman siber. Meski demikian, Purdiono mengaku optimistis bank kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah tersebut telah melakukan langkah-langkah antisipatif. (VK1)


