PALANGKARAYA – Ratusan umat Katolik di Kota Palangkaraya menggelar Pawai Salib pada Jumat (14/6/2024). Kegiatan bertajuk “Pawai Salib PYD” ini merupakan rangkaian dari kegiatan Palangkaraya Youth Day (PYD) 2024, pertemuan Orang Muda Katolik (OMK) se-Keuskupan Palangkaraya atau se-Kalteng. Pawai dimulai pukul 15.00 WIB. Start dari Gereja Yesus Gembala Baik di Jalan Tjilik Riwut Km 9 Palangkaraya, kemudian menyusuri sepanjang Jalan Tjilik Riwut hingga Bundaran Besar, lalu Jalan Imam Bonjol, RTA Milono, berputar di Bundaran Burung menuju Jalan Soekarno, Jalan G Obos, Jalan M Thamrin, Jalan Yos Sudarso lalu finis di Gereja Katedral.
Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Palangka Raya Romo Yoseph Gerfinus Apodentus yang menjadi Ketua Panitia PYD 2024, mengatakan acara ini diikuti oleh sekitar 500 hingga 700 umat Katolik, yang membawa salib pawai berkeliling kota dengan iringan sekitar puluhan kendaraan bermotor roda dua dan empat. Setiap kendaraan dihias, membawa Salib, Bendera Merah Putih Bendera Vatikan, dan Vandel tiap Lingkungan.
Menurut Romo Apong, panggilan akrab Romo Yoseph Gervinus Apodentus, kegiatan ziarah salib ini bertujuan untuk memperdalam pemaknaan hidup sebagai orang muda Katolik yang mengikuti Kristus. Tema yang diusung dalam pertemuan tahun ini adalah “Orang Muda Katolik Siap Sedia Melayani,”. Tema ini mengajak para pemuda untuk aktif dalam pelayanan di gereja dan masyarakat luas.
Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk devosi, tetapi juga sebagai dukungan dari umat senior kepada generasi muda, memberi semangat dan motivasi untuk terus melayani dengan penuh dedikasi. “Ziarah salib merupakan kegiatan pendahuluan sebelum puncak acara temu akbar umat Katolik se-Kalteng, yang akan melibatkan sekitar 1.000 peserta dari berbagai daerah. Acara ini yang semula berlangsung pada tahun 2020, harus ditunda karena pandemi Covid-19, dan baru terlaksana kembali pada tahun ini,” katanya.
Kirab salib dilaksanakan di semua wilayah Kalteng, dengan wilayah Kota Palangka Raya menjadi titik fokus. Setiap umat yang berpartisipasi mendekorasi kendaraan mereka sebagai bentuk dukungan, meskipun tidak ada perlombaan khusus untuk hiasan ini. “Dekorasi kendaraan ini adalah bentuk semangat dari umat senior kepada kaum muda untuk mendukung mereka dalam kegiatan rohani ini,” tambah Pastor Yoseph.
Pertemuan Akbar Orang Muda Katolik se-Kalteng ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan semangat melayani di kalangan pemuda Katolik, memperkuat iman, dan mempererat persaudaraan di antara mereka. Acara Pawai Salib berakhir sekitar pukul 17.30 WIB, ditutup dengan doa bersama di Gereja Katedral. (VK1)


