AKBP Ampi Mesias Von Bolow.
PALANGKA RAYA – Konflik berdarah di lokasi perusahaan besar swasta (PBS) perkebunan kelapa sawit PT Hamparan Masawit Bangun Persada (HMBP), Desa Bangkal, Kabupaten Seruyan, Kalteng, Sabtu (7/10/2024), direspons cepat oleh Mabes Polri.
Setelah mengirim tim untuk menyelidiki penembakan yang menyebabkan satu orang warga tewas, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo juga langsung melakukan mutasi. Kapolda Kalteng Irjen Nanang Avianto digeser menjadi Kapolda Kaltim. Kemudian Kapolri juga memindahkan Kapolres Seruyan AKBP Ampi Mesias Von Bolow. Ampi dimutasi menjadi Pamen Korlantas Polri. Mutasi Kapolda Kalteng dan Kapolres Seruyan itu terjadi hanya satu pekan pasca kerusuhan di Bangkal.
Mutasi tertuang dalam Surat Telegram ST/2360/X/KEP./2023, yang terbit Sabtu (14/10/2023). Telegram tersebut ditandatangani Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Dedi Prasetyo atas nama Kapolri.
Dalam surat telegram itu, posisi Kapolres Seruyan selanjutnya akan diisi oleh AKBP Priyo Purwanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbid Wabprov Bidpropam Polda Kalteng.
Mutasi terhadap Kapolda Kalteng Irjen Nanang Avianto dan Kapolres Seruyan AKBP Ampi Mesias Von Bolow seolah menjawab tuntutan banyak pihak di Kalteng, pasca penembakan terhadap warga di Bangkal Seruyan, yang diduga dilakukan oknum anggota polisi.
Meski begitu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyebut mutasi dan rotasi di tubuh Polri merupakan hal yang biasa.
“Mutasi dan rotasi adalah proses alamiah di organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja, tour of duty dan area,” ujar Ramadhan, Sabtu (14/10/2023). vk1


