By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Warga Hanaut yang Hilang Diseret Buaya Sungai Mentaya Ditemukan Meninggal, Badan Masih Utuh
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Kalteng » Kotawaringin Timur » Warga Hanaut yang Hilang Diseret Buaya Sungai Mentaya Ditemukan Meninggal, Badan Masih Utuh

Warga Hanaut yang Hilang Diseret Buaya Sungai Mentaya Ditemukan Meninggal, Badan Masih Utuh

Korban serangan buaya Mentaya di Desa Hanaut

6 April 2025
Share
Jenazah korban serangan buaya saat dievakuasi dari Sungai Mentaya, Sabtu (5/4/2025) siang.
SHARE

SAMPIT – Sani (35), warga Desa Hanaut, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), yang diterkam buaya pada Jumat (4/4/2025), ditemukan sudah meninggal dunia.

Jasad Sani ditemukan pada Sabtu (5/4/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Sani diterkam buaya saat sedang mandi di tepi Sungai Mentaya pada Jumat pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Buaya itu kemudian menyeret Sani ke dalam sungai, lalu menghilang.

Warga bersama Tim SAR, BPBD Kotim, TNI dan Polri kemudian melakukan pencarian, menyisir wilayah perairan Sungai Mentaya. Jasad Sani akhirnya ditemukan pada Jumat siang, sekitar 1,2 kilometer dari tempat diterkam buaya.

Kepala Kantor SAR Palangkaraya Agung Ketut Alit Supartana mengatakan, jasad pria itu masih utuh saat ditemukan. Buaya itu rupanya tidak memakan korban.

Jenazah Sani selanjutnya dibawa ke kampung halamannya di Desa Babaung, Kecamatan Pulau Hanaut, untuk dimakamkan. Saat kejadian, Sani dan keluarga rupanya sedang liburan ke Desa Hanaut untuk merayakan lebaran di kampung istrinya itu.

Sani diterkam buaya saat sedang mandi di tepi Sungai Mentaya, Desa Hanaut. Wakil Bupati Kotim, Irawati, ikut melakukan pencarian terhadap korban. Irawati juga mengantarkan jenazah korban hingga dimakamkan di Desa Babaung.

“Kami turut berduka cita yang mendalam atas musibah ini. Kami juga mengingatkan warga agar berhati-hati saat beraktivitas di Sungai Mentaya,” kata Irawati, usai mengikuti pemakaman korban. (VK1)

Baca juga:

Diterkam Buaya saat Mandi, Warga Hanaut Hilang di Sungai Mentaya

Sudah 7 Orang Jadi Korban Serangan Buaya Sungai Mentaya Sejak Januari 2024 Hingga 4 April 2025

PT SPMN Didemo Ratusan Buruh, Protes Pelayanan Kesehatan yang Buruk
Landasan Pacu Bandara Sampit dan Pangkalan Bun Akan Diperpanjang Hingga 2.250 Meter
Dimusnahkan, Bea Cukai Sampit Akui Rokok dan Minol Ilegal Bikin Negara Rugi Ratusan Juta
Peringatan bagi Warga Kotim! Kualitas Udara di Daerah Itu Sudah Level Berbahaya
Hari I Angkutan Lebaran, KM Kirana III dan KM Dharma Ferry VI Angkut Ribuan Pemudik dari Kalteng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?